Seketika So Yi dan Mu Deok pun hilang.
Seluruh Jeongjingak pun diselimuti tabir batu es. Di mana di dalam Jeongjingak ada Seo Yul, Jang Uk, Putra Mahkota Go Won dan beberapa murid Songrim.
Di luar sana para penyihir lain hanya bisa menyaksikan dan tak tahu harus berbuat apa. Mereka juga tidak tahu jika Mu Deok dan Bu Yeong palsu ada di Jeongjingak.
Para penyihir di luar sana ada yang mencari bantuan untuk menyelamatkan dan ada pula yang mencoba untuk merebut batu es.
Di sisi lain, Jang Uk heran tiba-tiba ada Mu Deok dan Bu Yeong palsu di Jeongjingak.
Mu Deok pun masih merahasiakan kemampuannya yang sudah kembali.
Kini, Mu Deok, Bu Yeong palsu, Seo Yul, Jang Uk dan Putra Mahkota Go Won pun hanya bisa menunggu tabir yang menyelimuti Jeongjingak.
Mereka pun menikmati teh dan makanan yang dibuatkan oleh Mu Deok.
Saat itupula ada seorang siswa Songrim yang menunjukkan kemampuan di depan raja.
Sayangnya, kemampuannya itu terserap oleh tabir yang menyelimuti tempat tersebut.
Setelah dianalisa, ternyata batu es itu menyerap semua kemampuan para penyihir yang ada di sana.
Tak terkecuali Mu Deok. Ia bisa menggunakan kemampuannya karena dirinya adalah pemindahan jiwa.
Rupa-rupanya, di Jeongjingak ada seorang pemindahan jiwa lain yang menyelundup di asrama.
Hal ini dijumpai pertama kali olhe Bu Yeong palsu.
Ia pun merasa takut dan mencoba mencarikan penyihir yang bisa diserap jiwanya.