TRIBUNTRENDS.COM - Kasus penipuan yang menyeret affiliator binary option Binomo, Indra Kenz masih terus bergulir hingga saat ini.
Baru-baru ini viral video lama Indra Kenz membahas soal perannya sebagai afiliator binary option.
Video yang diunggah di YouTube Denny Sumargo itu viral setelah muncul video pengakuan konten kreator Maru Nazara.
Sebelum menjadi affiliator, Indra Kenz mengungkapkan awalnya dia hanyalah seorang trader.
Baca juga: TERANCAM Melarat, Indra Kenz Nekat Hilangkan Barang Bukti, Diam-diam Lakukan Ini Sebelum Aset Disita
Baca juga: Dibeli dari Konglomerat Medan, Begini Nasib Rumah Mewah Rp 30 Miliar Milik Indra Kenz, Disita Polisi
"Lu dengan platform-nya itu posisi lu sebagai afiliator atau sebagai trader doang?," tanya Deni dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.
"Awalnya gua trader tapi kan gua secara tidak langsung jadi mempromosikan," jawab Indra.
Lebih lanjut Indra mengatakan, karena tak ingin terlalu merugi di platform tersebut, dia mencari tahu cara mengatasinya.
Dari situ Indra mengetahui bahwa ada pilihan untuk mendaftar sebagai affiliate marketing.
"Gue tidak punya hubungan kerja sama, akhirnya gue cari tahu gimana caranya biar setidaknya gue enggak rugi-rugi banget, setidaknya gue dapat untung ketika ada orang yang daftar karena gue," jelas Indra.
"Ternyata gue cari, oh ada affiliate marketing-nya. Ya udah gue daftar dan di situ memang tertulis up to 70 persen revenue share, tapi tidak tertulis 70 persen dari yang kalah," lanjutnya.
Video penjelasan Indra tersebut viral tak lama setelah beredar pernyataan Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol.
Whisnu Hermawan yang mengatakan Indra tak mau disebut sebagai afiliator.
"Dia menyampaikan pada penyidik, bahwa dia bukan afiliator, tetapi dia pemain biasa, bukan perekrut," ucap Whisnu dikutip YouTube Kompas TV.
Saat ditanya lebih lanjut tentang bagaimana mengenal aplikasi binomo, Indra bahkan mengaku tidak mengenal adanya aplikasi tersebut.
"Dia katakan dia bukan afiliator, 'saya pemain biasa, saya tidak kenal dengan adanya binomo,' saya bilang 'kalau tidak kenal mana handphone-nya,'" kata Whisnu.