Tetangga Wanita Nangis, Minta Massa Berhenti Jarah Rumah Ahmad Sahroni, 'Warga Kan Butuh Ketenangan'
Tetangga wanita Ahmad Sahroni menangis, massa tak kunjung selesai menjarah rumah anggota DPR RI tersebut, ngaku butuh ketenangan
Editor: Nafis Abdulhakim
Tetangga wanita Ahmad Sahroni menangis, massa tak kunjung selesai menjarah rumah anggota DPR RI tersebut, ngaku butuh ketenangan
TRIBUNTRENDS.COM - Peristiwa penjarahan rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025) menimbulkan keprihatinan mendalam bagi warga sekitar.
Salah seorang warga bernama Dela, yang tinggal kurang dari 100 meter dari lokasi, tak kuasa menahan tangis ketika berusaha menghalau massa yang masuk dan mengambil barang-barang dari kediaman Sahroni.
Ia meminta agar orang-orang yang bukan warga setempat segera menghentikan aksi tersebut demi ketenangan lingkungan.
"Ini rusuh, saya minta berhenti, warga kan butuh ketenangan. Dari tadi pagi kan," ucap Dela kepada Tribunnews.com di lokasi.
Rasa cemas Dela semakin besar lantaran salah satu anggota keluarganya kebetulan bertugas menjaga rumah milik Sahroni.
"Kebetulan yang jaga di dalam (rumah) keluarga saya," katanya dengan nada khawatir.
Menurutnya, warga sekitar merasa sedih melihat rumah Sahroni dijarah hingga tak menyisakan apa pun.
"Pada sedih (warga setempat), sedih. Karena apa? Pak Haji (Ahmad Sahroni) peduli sama warga sini," ungkapnya.
Dela pun berharap penjarahan segera dihentikan, sebab seluruh isi rumah sudah habis diambil massa.
"Udah ya selesai (aksi penjarahan). Pak Haji barangnya udah habis, mau apalagi yang diambil. Ya Allah kenapa saya sampai begini. Pak Haji baik. Orang pada enggak peduli (dengan Sahroni)," tambahnya penuh haru.
Baca juga: Ditemani Pasha Ungu, Eko Patrio Menyampaikan Permohonan Maaf, Lebih Berhati-hati dalam Bersikap

Dugaan Pemicu Massa Menyasar Rumah Crazy Rich Tanjung Priok
Perusakan dan penjarahan rumah Ahmad Sahroni terjadi bersamaan dengan gelombang demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Aksi-aksi tersebut dipicu protes terhadap kenaikan tunjangan DPR, yang memuncak setelah meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dalam insiden tertabrak kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025.
Ahmad Sahroni selaku anggota DPR RI menjadi sorotan publik setelah mengeluarkan pernyataan kontroversial saat menanggapi seruan “Bubarkan DPR” yang ramai di media sosial.
Dalam sebuah kesempatan, pria yang dijuluki 'Crazy Rich Tanjung Priok' itu menyebut pihak yang menyerukan pembubaran DPR memiliki 'mental orang tolol sedunia', sebuah pernyataan yang menuai kritik luas dan memicu kemarahan sebagian massa.

Barang yang Dirusak dan Dijarah
Sumber: Tribunnews.com
Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 37: Perbandingan Komik vs Berita |
![]() |
---|
Jawaban Worksheet 6.5 Bahasa Inggris Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka: Our School Project |
![]() |
---|
Jawaban Arti Kata dalam Teks 'Kepala Suku Len', Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 32–33 |
![]() |
---|
Jawaban: Rambutku Hitam dan Lebat Berguna untuk Melindungi, IPAS Kelas 1 SD |
![]() |
---|
JAWABAN: Melengkapi Paragraf dengan Konjungsi, Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 17–18 |
![]() |
---|