Breaking News:

Mengaku Bodoh dan Tolak Ajakan Debat Salsa Erwina, Ahmad Sahroni Ternyata Bergelar S3, Lulusan Mana?

Ahmad Sahroni menolak tantangan debat Salsa Erwina Hutagalung dan mengaku dirinya bodoh, berikut riwayat pendidikannya.

Editor: Amir M
Instagram/@ahmadsahroni88
AHMAD SAHRONI - Politisi Nasdem sekaligus anggota DPR Ahmad Sahroni. Riwayat pendidikan Ahamd Sahroni yang mengaku bodoh. 

TRIBUNTRENDS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, tengah disorot karena pernyataan "orang tolol sedunia" saat merespons wacana pembubaran DPR RI.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu bahkan ditantang debat oleh warganet bernama Salsa Erwina Hutagalung, namun ia menolak karena mengaku bodoh.

Seperti apa latar belakang pendidikan Ahmad Sahroni?

Latar belakang pendidikan Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni menempuh pendidikan dasar dan menengah di Tanjung Priok,Jakarta Utara.

Ia sudah mencari nafkah untuk membantu ekonomi keluarga sejak kecil dengan menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung. 

Setelah lulus dari sekolah menengah pertama, Ahmad Sahroni melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri Baru Cilincing, yang kini dikenal sebagai SMA Negeri 114 Jakarta.

Bakat kepemimpinannya tampak saat dia terpilih menjadi Ketua OSIS saat duduk di kelas dua.

Ahmad Sahroni tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah tamat SMA.

Ia sempat bekerja sebagai sopir antar jemput anak sekolah, hingga staf operasional di perusahaan bahan bakar minyak.

Pada tahun 2009, ia berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa.

Selanjutnya, ia meraih gelar S2 dari Stikom InterStudi pada tahun 2020.

Pada tahun 2024, ia meraih gelar S3 setelah menyelesaikan pendidikan doktor dalam bidang Ilmu Hukum di Universitas Borobudur Jakarta.

Kontroversi "orang tolol sedunia" hingga ditantang debat Salsa Erwina Hutagalung

Ahmad Sahroni dikecam karena pernyataanya yang menyebut soal "orang tolol sedunia" saat merespons wacana pembubaran DPR RI. 

Dalam keterangannya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengatakan siapa saja boleh mengkritik DPR RI.

Namun tidak boleh mencaci maki berlebihan, karena bisa merusak mental.

"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia.

Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8/2025).

Sontak, ucapan Ahmad Sahroni itu pun ramai dikritik netizen. 

Akibatnya, Ahmad Sahroni juga ditantang debat oleh warganet yang tidak terima perihal pernyataannya soal "orang tolol sedunia". 

Tantangan itu datang dari warganet bernama Salsa Erwina Hutagalung di media sosial Instagram.

Perempuan yang mengaku juara debat di Nanyang Technology University dan mahasiswa berprestasi Universitas Gadjah Mada itu mengaku murka dengan statement Ahmad Sahroni

"Yang ngatain rakyat tolol, sini aku tantang debat kamu @ahmadsahroni88 dari partai @official_nasdem.

Kita buktikan siapa yang sebenernya tolol dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyat!

Kita pilih juri debat profesional kalo bisa yg internasional, disaksikan seluruh masyarakat Indonesia.

Berani? Bertanggung jawab sama kata2 kamu ngatain bos yang bayar gaji kamu “tolol”.

Namanya gak tau diri, duitnya diembat, dikatain, manusia maruk bin gak tau diri," kata dia.  

Namun belakangan, Ahmad Sahroni mengaku tak akan meladeni orang yang mengajaknya debat itu.

Dia mengatakan ingin bertapa. 

"Ane gak akan ladenin org yg ajak debat ane, ane mau bertapa dl bia pinter krn ane masih bloon. ane ini masih bego," tulis dia di unggahan Instgramnya. 

Baca juga: Ahmad Sahroni Kasihan, Tahu Fakta Video Viral Wanita Dihajar Suami, Tubuh Lebam, KDRT 8 Tahun

 

SALSA TANTANG SAHRONI - Sosok Salsa Erwina Hutagalung mendadak jadi pusat perhatian publik usai tantang Ahmad Sahroni, segini gajinya, tak kalah dari DPR. Foto diolah pada Kamis, 28 Agustus 2025.
SALSA TANTANG SAHRONI - Sosok Salsa Erwina Hutagalung mendadak jadi pusat perhatian publik usai tantang Ahmad Sahroni, segini gajinya, tak kalah dari DPR. Foto diolah pada Kamis, 28 Agustus 2025. (Kolase TribunTrends/Instagram Salsaer/Kompas)

Profil Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia dari Partai NasDem.

Ia lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, 8 Agustus 1977.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI berasal dari keluarga sederhana.

Dikutip dari website Partai Nasdem, ibunya dahulu merupakan penjual nasi Padang di Pelabuhan Tanjung Priok.

Masa kecilnya diwarnai dengan berbagai pekerjaan sambilan untuk membantu ekonomi keluarga.

Ia pernah menjadi tukang semir sepatu, ojek payung, sopir antar jemput anak sekolah, hingga staf operasional di perusahaan bahan bakar minyak.

Karier bisnisnya berkembang pesat; ia pernah menjabat sebagai direktur utama beberapa perusahaan, mengelola usaha pengangkutan bahan bakar minyak dengan beberapa kapal tongkang, dan juga merambah bisnis properti.

Ahmad Sahroni dikenal sebagai "crazy rich" Tanjung Priok sekaligus penggemar otomotif.

Ia menjadi pendiri dan presiden Brotherhood Club Indonesia dan ketua Ferrari Owner's Club Indonesia.

Karier politik Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni bergabung dengan Partai NasDem tahun 2013.

Kala itu Ahmad Sahroni berhasil menjadi anggota DPR RI sejak pemilu 2014 mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta III.

Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR periode 2019–2024 yang menangani bidang hukum, HAM, dan keamanan.

Pada November 2021, ia ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022.

Di partainya, ia menjabat Bendahara Umum DPP NasDem sejak 2019 hingga kini.

Biodata Ahmad Sahroni

Nama: Ahmad Sahroni

Lahir: 8 Agustus 1977, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Profesi: Pengusaha dan Politisi NasDem

DPR RI: Dua periode sejak 2014, Wakil Ketua Komisi III DPR RI 2019-2024

Jabatan partai: Bendahara Umum DPP NasDem

Ketua Pelaksana Formula E 2022 DKI Jakarta

Pendidikan: S1 Ekonomi, S2, dan Doktor Ilmu Hukum

Bisnis: Perusahaan pengangkutan BBM, properti, otomotif.

Baca juga: Siapa Ipda Ferren? Polwan Vonis Valyano Siswa SPN Derita NPD, Disemprot Ahmad Sahroni: Ini Kebencian

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (TribunJakarta/ist)

Harta Kekayaan Ahmad Sahroni

Adapun harta kekayaan Ahmad Sahroni mencapai Rp 328 miliar. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada 21 Februari 2025 untuk periodik 2024, Ahmad Sahroni tercatat memiliki tanah dan bangunan.

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 139.589.309.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 103.46 m2/70 m2 di KAB /KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 1.925.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 138 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 110 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 3.520.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 148.4 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 20.900.000.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 72 m2/50 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp. 15.950.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 131 m2/131 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 13.130.000.000

8. Tanah dan Bangunan Seluas 208 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 3.140.500.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 194 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000

11. Tanah dan Bangunan Seluas 131.8 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 13.130.000.000

12. Tanah Seluas 4.27 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp. 4.950.000.000

13. Tanah dan Bangunan Seluas 77 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 8.470.000.000

14. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 3.630.000.000

15. Tanah dan Bangunan Seluas 356 m2/356 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 22.250.000.000

16. Tanah dan Bangunan Seluas 371 m2/371 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 23.187.500.000

17. Tanah dan Bangunan Seluas 105 m2/84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 1.133.990.000

18. Tanah dan Bangunan Seluas 208 m2/104 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 647.319.000

19. Tanah Seluas 51 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 325.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 38.132.000.000

1. MOBIL, TOYOTA FORTUNER 27SRZ Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 485.000.000

2. MOBIL, FERARI 366 Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp.2.500.000.000

3. MOBIL, BMW 1,8 Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 2.650.000.000

4. MOBIL, PORSCHE 9E3 RS Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.6.600.000.000

5. MOTOR, YAMAHA SPORT Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 840.000.000

6. MOBIL, HONDA CIVIC Tahun 1989, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000

7. MOBIL, MERCEDES BENZ E320 Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 70.000.000

8. MOBIL, TESLA X75D Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 2.800.000.000

9. MOBIL, MERCEDES BENZ 280E Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 35.000.000

10. MOBIL, HONDA ODYSSEY Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp. 120.000.000

11. MOBIL, HONDA CIVIC LX Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000

12. MOBIL, MERCEDES BENZ 420 EAGLE SEL Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000

13. MOBIL, TOYOTA CROWN ROYAL 3.0 AT Tahun 2005, HASIL SENDIRI Rp. 160.000.000

14. MOBIL, MUSTANG SEDAN Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000

15. MOBIL, VOLKSWAGEN VOLKSWAGEN BEETLE Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000

16. MOBIL, MERCEDES-BENZ SL 190B Tahun 1957, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000

17. MOBIL, MERCEDES-BENZ 560 SEL Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000

18. MOBIL, SUZUKI JIMNY Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 325.000.000

19. MOBIL, MUSTANG FASTBACH Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp. 190.000.000

20. MOBIL, DAEWOO CIELO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000

21. MOBIL, BENTLEY - Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 255.000.000

22. MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 57.000.000

23. MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 55.000.000

24. MOTOR, VESPA KONGO 1963 Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000

25. MOTOR, HARLEY DAVIDSON ROAD GLIDE Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 1.660.000.000

26. MOBIL, HONDA ESTILO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000

27. MOBIL, PORSCHE 911 SPORT CLASSIC Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 14.000.000.000

28. MOBIL, TESLA CYBER TRUCK Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 107.733.500.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 60.000.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 78.357.375.541

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 363.872.184.541

III. HUTANG Rp. 34.957.400.269

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 328.914.784.272.

Artikel ini telah tayang di TribunMedan.com

Tags:
Ahmad SahroniSalsa Erwina Hutagalung
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved