Breaking News:

Bukan Hanya Prada Lucky, Prada Ricard Ikut Dianiaya di Tempat yang Sama, Tidur Tanpa Alas

Tak hanya Prada Lucky, seorang rekan bernama Prada Ricard juga dianiaya di tempat dan waktu yang sama di barak militer NTT.

Tayang:
Editor: Suli Hanna
YouTube TribunSumsel
SOSOK PRADA RICARD - Foto tangkapan layar diolah dari YouTube TribunSumsel, Senin (11/8/2025). Tak hanya Prada Lucky, seorang rekan bernama Prada Ricard juga dianiaya di tempat dan waktu yang sama di barak militer NTT. 

Kalimatnya seperti sayatan pelan yang membuka kenyataan tragis: penyiksaan itu nyata, dan brutal.

Lusi masih ingat hari-hari sebelum adiknya koma. Lucky sempat melakukan panggilan video, tampak masih bisa berbicara, meski di balik senyumnya tersembunyi rasa sakit yang mulai tak tertahan.

Ia sempat mengaku bahwa walau tengah sakit, ia dipukul oleh senior.

Baca juga: Citra Letda Inf Thariq Singajuru, Dulu Eksis Punya 11 Ribu Follower, Kini Terseret Kasus Prada Lucky

PELUK PETI- Sepriana Paulina Mirpey memeluk peti jenazah anak kandungnya Prada Lucky anggota TNI AD yang meninggal secara tragis dianiaya seniornya
PELUK PETI- Sepriana Paulina Mirpey memeluk peti jenazah anak kandungnya Prada Lucky anggota TNI AD yang meninggal secara tragis dianiaya seniornya (POS-KUPANG.COM/RAY REBON)

“Senior pikir dia pura-pura tidak mau kerja di dapur,” kata Lusi menirukan kalimat adiknya.

Kabar buruk datang bukan dari militer, bukan dari atasannya, tapi dari pihak rumah sakit.

Lucky, dengan kondisi hampir tak sadarkan diri, masih mampu meminta petugas medis menghubungi keluarganya di Kupang. Sebuah tindakan terakhir yang menyentuh, sekaligus tragis karena ia tahu waktu mungkin tak banyak tersisa.

“Waktu masuk rumah sakit, butuh tiga kantong darah.

Selama ini hanya sakit biasa, saat dengar itu saya langsung perasaan tidak enak," ucap Lusi, dengan nada getir.

Sebagai kakak, Lusi tak hanya dihantui rasa duka. Ia juga diliputi amarah.

Terutama kepada sosok pimpinan yang ia nilai tak transparan, bahkan terkesan menyembunyikan kondisi adiknya.

“Dansi itu orang yang paling saya benci, karena tidak kasih tahu kondisi adik saya,” tegas Lusi.

Tak berhenti di sana, potongan-potongan kebenaran justru datang dari arah yang tak disangka.

Seorang pacar prajurit mengirimkan foto wajah Lucky dan Ricard yang berlumuran darah, menggunakan fitur “sekali lihat”.

“Pacarnya pernah mengirim foto yang hanya bisa dilihat sekali.

Ia melihat wajah Lucky dan kawannya waktu itu dipukul dan sudah berdarah,” terang Lusi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/4
Tags:
Prada LuckyPrada Ricard JunimtonNusa Tenggara Timur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved