Breaking News:

Kabar Wilayah

Melebihi Gresik, Lamongan, Daerah Terbanyak Cerai Perkara Judi di Jatim Ada di Bumi Angling Dharma

Bahkan melebihi Gresik dan Lamongan, ini daerah paling banyak perceraian akibat dari judi di Jawa Timur ada di kabupaten berjuluk Bumi Angling Dharma.

Tayang:
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
MNL/Generated by AI
Bahkan sudah melebihi Gresik dan Lamongan, inilah daerah paling banyak perceraian akibat dari judi di Jawa Timur, ada di kabupaten berjuluk Bumi Angling Dharma.(Ilustrasi) 

Dan kemudian ada Kabupaten Mojokerto dengan 90 kasus.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kecanduan judi bukan hanya mempengaruhi kondisi ekonomi keluarga.

Akan tetapi juga merusak kepercayaan, tanggung jawab, dan stabilitas emosional dalam rumah tangga.

Ilustrasi perceraian
Ilustrasi perceraian (jw.org)

Dalam banyak kasus, pasangan yang kecanduan judi kerap kali menghabiskan pendapatan keluarga, berutang, bahkan menjual harta benda tanpa sepengetahuan pasangannya.

Hal inilah yang akhirnya memicu konflik berkepanjangan dan berujung pada perceraian.

Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia.

Selain judi ada sebab perselingkuhan juga menjadi yang terbanyak.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, sebanyak 695 kasus perceraian disebabkan karena main serong.

Merangkum data dari  Jawa Timur, ada sebanyak 695 kasus perceraian disebabkan karena main serong dengan hubungan badan.

Yang tertinggi ada di Kabupaten Lamongan.

Kabupaten Lamongan mencatatkan kasus sebanyak 167 perceraian karena perbuatan selingkuh berhubungan badan.

Sedangkan kedua ada di kabupaten Nganjuk yang menurut BPS ada 133 kasus perceraian karena selingkuh hubungan badan.

Blitar juga termasuk tinggi dalam urusan selingkuh karena hubungan badan yakni 75 kasus cerai.

Sedangkan Kabupaten Tulungagung meski tak setinggi yang lain ada 66 kasus cerai karena hubungan gelap ini.

(TribunTrends.com/MNL)

Halaman 2/2
Tags:
Kabar WilayahJawa TimurBojonegoroGresikLamonganMojokerto
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved