Breaking News:

Kunci Jawaban

Saat Perayaan Hari Besar Keagamaan, Wali Murid Datang ke Rumah. Kunci Jawaban Post Test FPPN 2025

Inilah kunci jawaban Post Test Modul FPPN 1, 2 dan 3 PPG 2025. Saat perayaan hari besar keagamaan, beberapa wali murid datang ke rumah

TribunTrends.com/ Imaged by AI
Inilah kunci jawaban Post Test Modul FPPN 1, 2 dan 3 PPG 2025. Saat perayaan hari besar keagamaan, beberapa wali murid datang ke rumah 

Inilah kunci jawaban Post Test Modul FPPN 1, 2 dan 3 PPG 2025. Saat perayaan hari besar keagamaan, beberapa wali murid datang ke rumah

TRIBUNTRENDS.COM – Simak kunci jawaban Post Test dibawah ini untuk Modul FPPN 1, 2, dan 3 (Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai) dalam program PPG 2025.

Kunci jawaban ini ditujukan bagi Bapak/Ibu guru yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 melalui Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Dalam Post Test Modul FPPN 1, 2, dan 3 terdapat 15 soal yang menguji pemahaman terkait filosofi pendidikan serta nilai-nilai pendidikan di Indonesia.

Bagi Bapak/Ibu guru yang mengalami kesulitan dalam menjawab soal-soal tersebut, kunci jawaban berikut dapat digunakan sebagai referensi belajar.

Selanjutnya, berikut merupakan kunci jawaban dari Post Test PPG 2025 Modul FPPN 1, 2, dan 3: Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai.

Kunci Jawaban Post Test PPG 2025 - FPPN 1

1. Rivael adalah siswa pindahan dari luar negeri yang baru saja bergabung di kelas Anda. Ia dikenal cerdas dan memiliki potensi akademik yang baik, namun sedang mengalami kesulitan beradaptasi. Ia merasa kewalahan dengan banyaknya materi pelajaran yang berbeda dari negara asalnya. Hal ini menyebabkan la enggan mengerjakan tugas di beberapa mata pelajaran. Anda telah mencoba mendorongnya untuk menyesuaikan diri dengan sistem belajar di sekolah ini, namun la menunjukkan resistensi dan tampak tidak termotivasi. Sebagai guru, bagaimana cara menyikapi kondisi ini?

Kunci Jawaban: Mengajak Rivael berdiskusi secara pribadi untuk memahami kesulitan yang la hadapi dan mencari solusi bersama.

2. Saat mengawasi ujian, Bu Ani melihat beberapa siswa saling menyontek. Bu Ani telah memberikan peringatan secara lisan agar mereka mengerjakan soal secara jujur dan mandiri. Hingga ujian berakhir, para siswa telah berhenti menyontek. Namun di ujian berikutnya, Bu Ani kembali melihat mereka mengulanginya secara diam-diam. Bu Ani ingin memberikan teguran yang lebih tegas atau pun sanksi secara langsung. Akan tetapi Bu Ani khawatir hal ini dapat menimbulkan rasa malu dan menurunkan motivasi siswa dalam bersekolah. Jika Anda adalah Bu Ani, tindakan apa yang akan Anda lakukan?

Kunci Jawaban: Memberikan beberapa sesi bimbingan agar siswa-siswa yang menyontek dapat meninggalkan perilaku buruk tersebut dan dapat berperilaku jujur.

3. Dalam pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) kelas 2 SD, Anda sebagai guru meminta siswa menuliskan contoh-contoh yang benar dan juga contoh-contoh yang salah dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Saat berdiskusi, Anda terkejut karena sebagian besar siswa justru menuliskan contoh perilaku yang sebenarnya tidak sesuai dengan nilai Pancasila, tetapi mereka anggap biasa dan benar, seperti. Seperti, membiarkan sampah menumpuk karena merasa itu tanggung jawab petugas kebersihan, mengabaikan antrean karena hal yang sering dilakukan orang tuanya, meminta hadiah dulu sebelum membantu orang tua, dan sebagainya. Anda mencoba untuk meluruskan jawaban-jawaban siswa, namun penyampaian Anda sulit untuk dipahami siswa karena bertentangan dengan kejadian di lingkungan siswa. Dengan situasi ini, tindakan apa yang akan Anda lakukan?

Kunci Jawaban: Mengajak siswa untuk melakukan refleksi diri terkait nilai- nilai Pancasila yang seharusnya diterapkan dan menganalisis alasan ketidaksesuaian dengan lingkungan mereka.

4. Bu Mika, seorang guru kelas 5 SD, beberapa kali menyaksikan Ina melakukan kekerasan fisik terhadap teman-teman sekelasnya, seperti mendorong, menjambak, dan melempar barang. Ia telah sering memberikan bimbingan kepada Ina untuk tidak melakukan kekerasan fisik kepada temannya, namun Ina tetap mengulanginya terus-menerus. Bu Mika berinisiatif untuk memanggil orang tua Ina dengan harapan orang tua Ina dapat menasehatinya dan membimbing Ina untuk berubah. Sayangnya saat dipanggil, orang tua Ina menganggap Ina hanyalah anak yang aktif dan merasa Bu Mika terlalu membesar-besarkan masalah Ina. Orang tua Ina juga menjadi tidak terima dan marah dengan Bu Mika. Jika Anda adalah Bu Mika, bagaimana Anda menghadapi orang tua Ina?

Kunci Jawaban: Memberikan empati kepada orang tua Ina dan memberikan penjelasan berdasarkan bukti-bukti konkret sehingga mereka terbuka untuk mencari solusi bersama.

Halaman 1/3
Tags:
kunci jawabanFPPNFilosofi Pendidikan dan Pendidikan NilaiPPG 2025
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved