Libur Idul Adha Berakhir Duka, Bus Kecelakaan di Gerik Malaysia, 15 Mahasiswa UPSI Tewas
Liburan Idul Adha berakhir duka, sebuah bus kecelakaan di Gerik Malaysia. Peristiwa ini menewaskan 15 mahasiswa UPSI.
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Liburan Idul Adha berakhir duka, sebuah bus kecelakaan di Gerik Malaysia. Peristiwa ini menewaskan 15 mahasiswa UPSI.
Suasana libur Idul Adha yang seharusnya penuh suka cita mendadak berubah menjadi duka mendalam.
Sebuah kecelakaan tragis di Jalan Raya Timur-Barat (JRTB), dekat area istirahat Banjaran Titiwangsa (RNR), menewaskan 15 mahasiswa Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Senin dini hari.
Insiden yang terjadi pada pukul 01.04 itu melibatkan satu unit bus rombongan mahasiswa dan sebuah kendaraan multi-purpose vehicle (MPV). Total korban mencapai 48 orang.
Rincian Korban dan Kronologi Kejadian
Dalam keterangannya, UPSI menyebutkan sebanyak 42 mahasiswanya berada dalam bus saat kecelakaan terjadi di Gerik, Perak.
Selain mereka, bus juga mengangkut seorang sopir dan satu pendamping.
Empat orang lainnya merupakan penumpang dari kendaraan MPV.
Asisten Direktur Operasional Jabatan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perak, Sabarodzi Nor Ahmad, menjelaskan pihaknya menerima laporan insiden tersebut pada pukul 01.04 dini hari.
“Total 48 orang terlibat dalam kecelakaan ini, termasuk 42 mahasiswa, satu sopir bus, satu pendamping, dan empat penumpang kendaraan lainnya.
Saat ini, 13 korban dinyatakan meninggal.
Dari sisa korban, 31 mengalami luka-luka, sementara tiga penumpang kendaraan lain hanya mengalami cedera ringan dan satu orang mengalami patah tulang,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Menurut penyelidikan awal Kepolisian Perak, bus yang mengangkut mahasiswa UPSI diduga menabrak bagian belakang MPV hingga menyebabkan kendaraan besar itu terguling dan MPV terjun ke dalam parit.
Investigasi atas kemungkinan unsur kelalaian pengemudi bus masih berlangsung.

Pemerintah dan UPSI Bergerak Cepat
Tragedi ini langsung menjadi perhatian nasional.
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, menyampaikan belasungkawa secara terbuka.
“Turut berbelasungkawa kepada seluruh keluarga korban.
Kami berdoa agar kalian diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian berat ini,” ucap Anwar, didampingi istrinya, Datuk Seri Dr. Wan Azizah Wan Ismail.
Menteri Pendidikan Tinggi, Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir, juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam membantu keluarga korban, termasuk penyediaan akomodasi dan kebutuhan logistik di Ipoh serta Gerik.
UPSI sendiri telah membuka pusat informasi dan bantuan melalui hotline (+60) 019-571 9977.
Selain itu, satu staf ditunjuk untuk mendampingi setiap keluarga korban agar koordinasi dan dukungan berjalan efektif.
Rektor UPSI, Prof. Datuk Dr Md Amin Md Taff, menyampaikan bahwa pihak kampus akan mendukung penuh seluruh proses penanganan pasca-kejadian dan siap mengambil langkah penyelidikan internal jika diperlukan.
Kondisi Medis Korban dan Proses Evakuasi
Proses penyelamatan dilakukan secara intensif oleh tim pemadam kebakaran dan relawan.
Untuk mengevakuasi korban, tim harus memotong bagian belakang bus menggunakan alat hidrolik.
“Pemadam kebakaran menstabilkan kondisi korban luka dan mengevakuasi mereka dari bus sebelum diserahkan kepada personel Kementerian Kesehatan di lokasi kejadian.
Semua korban luka, termasuk yang keluar sendiri, mendapat pertolongan pertama di tempat.
Jenazah korban diserahkan ke polisi untuk proses lebih lanjut,” ujar Nor Ahmad.
Korban luka kemudian dilarikan ke rumah sakit menggunakan kendaraan Layanan Penyelamatan Medis Darurat (EMRS), ambulans Kementerian Kesehatan, dan Pasukan Pertahanan Sipil (APM).
Di Gerik Hospital, para korban dibagi dalam tiga kategori:
Zona Merah (kritis): 7 orang
Zona Kuning (luka sedang): 20 orang
Zona Hijau (luka ringan): 6 orang
Sementara itu, 13 jenazah dibawa ke Raja Permaisuri Bainun Hospital (HRPB) di Ipoh untuk proses autopsi.
Dua jenazah lainnya menjalani prosedur serupa di Gerik Hospital.
Baca juga: Guru di Lubuklinggau Tewas Kecelakaan saat Mau Lebaran ke Rumah Ortu, Motor Tabrakan dengan Pick Up

Duka di Tengah Libur Idul Adha
Belakangan diketahui, para mahasiswa UPSI tengah menjalani libur Idul Adha di Jertih, Terengganu.
Bus tersebut adalah kendaraan sewaan yang ditujukan untuk mengangkut mereka kembali ke kampus di Tanjung Malim, Perak.
Wakil Rektor UPSI, Prof Dr Norkhalid Salimin, membenarkan bahwa kecelakaan terjadi dalam perjalanan pulang setelah liburan.
Di media sosial, simpati membanjir.
Tagar seperti #AlFatihah dan #PrayForUPSI digunakan warganet untuk mengungkapkan kesedihan dan doa atas tragedi ini.
(TribunTrends.com/ Tribunnews.com/ Disempurnakan dengan bantuan AI)
Sumber: Tribunnews.com
3 Daerah Tersepi di NTT, Punya Suasana Damai Tenang, Alor Dilintasi Jalur Pelayaran Internasional |
![]() |
---|
5 Wilayah Paling Banyak Motor di Sulawesi Barat, Total 461 Ribu Kendaraan, Mamuju, Polman Terbanyak |
![]() |
---|
Hidup Berliku Ahmad Sahroni, Dulu Tukang Semir Sepatu dan Ojek Payung, Kini Jadi Pejabat Kaya Raya! |
![]() |
---|
Top 5 Daerah Terbanyak Dikunjungi Wisatawan di Sulawesi Barat, Mamuju Jadi Primadona, Disusul Majene |
![]() |
---|
Kejanggalan Demi Kejanggalan: Penculikan Kacab Bank BUMN Tak Masuk Akal, Pakar Terheran-heran |
![]() |
---|