Breaking News:

Selebrita

Rekam Jejak Surya Sahetapy Putra Ray Sahetapy, Jadi Dosen di Amerika Meski Penyandang Disabilitas

Inilah rekam jejak dari Panji Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat.

Penulis: Dika Pradana
Editor: Dika Pradana
Instagram @suryasahetapy
SOSOK SURYA SAHETAPY,- Rekam jejak dari Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat. Segudang prestasi. 

TRIBUNTRENDS.COM - Inilah rekam jejak dari Panji Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier menjadi dosen di Amerika Serikat.

Didiagnosis tuna rungu sejak usia dua tahun, Surya tak membiarkan keterbatasan fisiknya menjadi penghalang. Sejak kecil, ia terbiasa berkomunikasi lewat bahasa isyarat, dibimbing oleh ibunya serta lingkungan keluarga yang juga Tuli.

Ia belajar membaca gerak bibir, menjalani terapi berbicara, serta membiasakan diri dengan komunikasi tulisan.

Hasilnya, ia mampu menguasai berbagai bahasa: Bahasa Indonesia lisan dan tulis, Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), Bahasa Isyarat Amerika (ASL), isyarat internasional, serta Bahasa Inggris tulis.

Perjalanan akademiknya dimulai dari sekolah khusus, kemudian beralih ke sekolah umum dan akhirnya memilih homeschooling karena keterbatasan akses di sistem pendidikan reguler.

Keinginannya yang kuat untuk studi di luar negeri memotivasinya belajar bahasa Inggris secara intensif, termasuk mengambil jurusan pendidikan bahasa Inggris di Universitas Sampoerna.

Pada akhirnya, Surya diterima di Rochester Institute of Technology (RIT), Amerika Serikat, dan berhasil meraih diploma (D3) Applied Liberal Arts dengan predikat Cum Laude, kemudian melanjutkan hingga lulus S1 Studi Internasional dengan Magna Cum Laude.

SOSOK SURYA SAHETAPY,- Rekam jejak dari Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat. Segudang prestasi.
SOSOK SURYA SAHETAPY,- Rekam jejak dari Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat. Segudang prestasi. (Instagram @suryasahetapy)

Tak berhenti di sana, ia menyelesaikan pendidikan S2 Master of Science in Secondary Education for Deaf and Hard of Hearing pada 2023.

Sepanjang masa studinya, Surya memperoleh beasiswa penuh dari Sasakawa-De Caro RITNTID yang didukung oleh Nippon Foundation.

Prestasinya di kampus tak kalah mencolok. Surya menerima tiga penghargaan bergengsi: International Student Outstanding Service Award, The Outstanding Graduating Student Award (tingkat Magister), dan ditunjuk sebagai NTID Graduate College Delegate.

Saat ini, ia menjadi satu-satunya dosen Tuli asal Indonesia di RIT, sebuah pencapaian luar biasa yang mempertegas rekam jejaknya di bidang pendidikan dan advokasi.

Di luar ranah akademik, Surya aktif dalam Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) yakni organisasi yang memperjuangkan hak-hak linguistik dan budaya difabel pendengaran.

SOSOK SURYA SAHETAPY,- Rekam jejak dari Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat. Segudang prestasi.
SOSOK SURYA SAHETAPY,- Rekam jejak dari Surya Sahetapy, anak dari mendiang Ray Sahetapy dan Dewi Yul yang sukses merintis karier dosen di Amerika Serikat. Segudang prestasi. (Instagram @suryasahetapy)

Ia juga pernah magang di kantor Gubernur DKI Jakarta dan membuka kelas-kelas BISINDO di berbagai kota di Indonesia. 

Pada 2018, ia bersama rekan-rekannya mendirikan Yayasan Handai Tuli yang berfokus memajukan kesetaraan antara masyarakat Tuli dan masyarakat dengar.

"Saya tidak ingin sekadar dilibatkan. Saya ingin menjadi bagian dari pengambilan keputusan," ujar Surya dalam sebuah wawancara.

Halaman
123
Tags:
Surya SahetapyDewi YullRay SahetapydosenAmerika Serikatdifabel
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved