Breaking News:

Ramadan 2025

Apakah Boleh Sengaja Puasa Ramadan Tanpa Sahur? Simak Ketentuan, Hukum, Keabsahan, Efek Kesehatannya

Inilah hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur.

Tayang:
Editor: Dika Pradana
(Ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI)
SAHUR RAMADAN,- Ilustrasi makan sahur di bulan Ramadan yang dibuat menggunakan AI pada hari Jumat (28/2/2025). Hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur. 

TRIBUNTRENDS.COM - Simak penjelasan mengenai ketentuan, hukum, keabsahan, dan dampak sengaja berpuasa Ramadan tanpa sahur, bolehkah?

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menegaskan bahwa puasa tetap sah meskipun tidak melakukan sahur. “Tidak masalah.

Jelas sah,” ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com pada Minggu (2/3/2025). Anwar menambahkan, tidak adanya sahur sama sekali tidak akan mengurangi pahala puasa.

Meski begitu, Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan bahwa sahur adalah sunah muakkadah, yaitu amalan yang sangat dianjurkan dalam menjalani puasa

"Sahur itu sangat dianjurkan meski hanya sesuap nasi, sepotong roti, sebutir kurma, atau seteguk air," ujarnya, dikutip dari Kompas.com (2023).

Baca juga: Jadwal Jam Waktu Buka Puasa Surabaya, Bandung, Jakarta, Makassar Hari Pertama Ramadan 1 Maret 2025

SAHUR RAMADAN,- Hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur.
SAHUR RAMADAN,- Hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur. (Shutterstock/ Odua Images)

Tidak Sahur Tidak Membatalkan Puasa

Sahur bukanlah rukun puasa, sehingga meskipun seseorang tidak melakukannya, puasanya tetap sah, asalkan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Beberapa hal yang membatalkan puasa, antara lain makan dan minum, serta melakukan hubungan badan dengan sengaja, dalam periode waktu puasa, yaitu dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Disarankan untuk Sahur

Meskipun sahur tidak membatalkan puasa, Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Muhammad Ziyad, tetap menganjurkan umat muslim untuk tetap sahur saat bulan Ramadan.

Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad, saat sahabat Nabi Muhammad SAW mengaku bisa berpuasa meskipun tanpa sahur, Rasulullah justru menganjurkan mereka untuk tetap sahur, meski hanya dengan seteguk air.

“Sahur itu berkah, maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang sahur.” (HR Ahmad)

Ziyad juga menekankan pentingnya sahur, meskipun seseorang merasa sudah kenyang dan kuat untuk berpuasa.

Sahur bisa dilakukan selama belum memasuki waktu subuh dan sebaiknya diselesaikan sebelum waktu imsak. 

Imsak adalah waktu 10 menit sebelum azan Subuh. Namun, meski masih bisa sahur dalam rentang 10 menit antara imsak dan azan Subuh, disarankan untuk berhenti tepat saat azan Subuh dimulai.

SAHUR RAMADAN,- Ilustrasi makan sahur di bulan Ramadan yang dibuat menggunakan AI pada hari Jumat (28/2/2025). Hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur.
SAHUR RAMADAN,- Ilustrasi makan sahur di bulan Ramadan yang dibuat menggunakan AI pada hari Jumat (28/2/2025). Hukum, keabsahan, dan efek kesehatan sengaja berpuasa Ramadan tanpa melakukan sahur. ((Ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI))
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
puasaRamadansahur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved