Breaking News:

Tak jadi Wapres, Ma'ruf Amin Beber Kegiatan, Urus Ponpes, Jabatan Tinggi di Partai: Lebih Sibuk

Ma'ruf Amin beber kegiatannya setelah tak lagi jadi wakil presiden, akui lebih sibuk, punya jabatan tinggi di partai.

Tayang:
Editor: ninda iswara
BPMI Setwapres
Ma'ruf Amin beber kegiatannya setelah tak lagi jadi wakil presiden, akui lebih sibuk, punya jabatan tinggi di partai. 

TRIBUNTRENDS.COM - Mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin membeberkan kegiatannya setelah tak lagi menjadi pejabat negara.

Tampaknya Ma'ruf Amin lebih sibuk setelah tidak lagi menjadi wakil presiden.

Seperti yang diketahui, Ma'ruf Amin menjabat sebagai wakil presiden pada periode 2019-2024.

Ia merupakan wapres tertua di Indonesia, berusia 76 tahun saat dilantik.

Baca juga: KOMENTARI Debat Pilpres, Jokowi & Maruf Amin Tak Kompak, Presiden Kritik, Wapres Memuji: Menarik

Setelah masa jabatannya berakhir, Maruf Amin memang menyatakan tidak akan maju kembali menjadi wapres atau presiden sekalipun.

Kini, kursi orang nomor 2 diduduki Gibran Rakabuming Raka, mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Setelah lengser, Maruf Amin mengaku kembali ke habitatnya sebagai seorang kiai.

"Saya memang kembali ke habitat saya ya. Saya dari habitat kiai ya kembali urus pesantren, menghadiri acara undangan, memberi ceramah, diskusi soal-soal agama," ujar Maruf Amin di channel Youtube Mahfud MD Official, dikutip Senin (20/1/2025).

"Jadi, justru, jangan-jangan saya pikir, saya lebih sibuk dari jadi wapres," lanjutanya sambil tertawa.

Rais 'Aam Nahdlatul Ulama (2015-2018) itu juga kini menjadi Ketua Dewasn Suro PKB.

Ia diminta Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk mengemban jabatan yang pernah ia emban pada tahun 1998 silam.

"Jadi 98 saya jadi Ketua Dewan Suro PKB, sekarang balik lagi," ujarnya.

Maruf Amin tidak asal menerima. Ia memiliki misi di balik jabatan politiknya itu.

Baca juga: Wapres RI, Maruf Amin Sarankan Menteri yang Maju Pilpres untuk Mundur dari Jabatan: Ganggu Kinerja

Mantan Wapres RI, Maruf Amin
Mantan Wapres RI, Maruf Amin (Dok BPMI/Setwapres)

Pria kelahiran Kresek, Kabupaten Tangerang 11 Maret 1943 itu ingin kembali menggerakkan politik kiai.

"Saya pikir, apa tugas saya, untuk membangun gerakan politik kiai. Karena banyak kiai yang kehilangan kesadaran politiknya," ujarnya.

Halaman 1/2
Tags:
Maruf AminWakil Presiden
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved