Sosok Pemilik Glodok Plaza yang Terbakar, Punya Bisnis Pengembangan Properti Kelas Atas!
Pemilik Glodok Plaza juga memiliki otel Gran Melia Jakarta, Suryacipta City of Industry, Subang Smartpolitan, Melia Bali Hotel, Umana Bali dll.
Editor: Amir M
TRIBUNTRENDS.COM - Glodok Plaza terbakar hebat, siapa pemiliknya?
Pemilik Glodok Plaza adalah PT TCP Internusa, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang bergerak di bidang usaha pengembangan properti kelas atas.
Pemegang saham SSIA saat ini antara lain PT Arman Investmen Utama, Intrepid Investment Limited, PT Persada Capital Investama, The Jok Tung, Johanes Suriadjaja, Wilson Effendy, Sonny Setianegara, dan publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen.
Selain properti di bawah PT TCP Internusa, SSIA diketahui merupakan pemilik Hotel Gran Melia Jakarta, Suryacipta City of Industry, Subang Smartpolitan, Melia Bali Hotel, Umana Bali, LXR Hotels & Resorts, dan BATIQA Hotels.
SSIA dimiliki oleh beberapa pemegang saham, di antaranya PT Arman Investments Utama, Intrepid Investments Limited, dan PT Persada Capital Investama.
Berikut adalah kepemilikan saham PT Surya Semesta Internusa Tbk per 31 Desember 2024:
- PT Arman Investments Utama sebesar 8,52 persen
- Intrepid Investments Limited sebesar 8,20%
- PT Persada Capital Investama sebesar 7,85%
- PT Surya Semesta Internusa Tbk sebesar 1,73%
Johannes Suriadjaja adalah Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk.
Pada 17–25 Januari 2024, Johannes Suriadjaja menambah kepemilikan sahamnya di SSIA untuk investasi.
PT Surya Semesta Internusa Tbk bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan kawasan industri, real estate, gedung, dan pusat perdagangan.
Beberapa proyek properti milik PT TCP Internusa antara lain Perumahan Edenhaus Garden Home Resort di TB Simatupang Jakarta Selatan, Graha Surya Internusa Tower di Rasuna Said, Perumahan Tanjung Mas Raya di Jakarta Selatan, dan pengembangan kawasan segi tiga emas Kuningan.
Dikutip dari laman resmi PT TCP Internusa, Glodok Plaza diklaim merupakan pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia yang khusus menjual peralatan audio dan karaoke.
Glodok Plaza dibangun pada tahun 1976 dan terletak di jantung kawasan Pecinan Jakarta, dekat dengan Kota Tua Jakarta. Pusat ritel ini juga menjual barang elektronik dan alat musik.
Dengan luas total 23.500 meter persegi, Glodok Plaza dilengkapi dengan area untuk food court, restoran, pertokoan, serta fasilitas seminar dan pameran.
Glodok Plaza memiliki gedung parkir dengan kapasitas 600 mobil dan area outdoor dengan kapasitas 300 mobil. Di sebelahnya juga terdapat The Plaza Hotel Glodok.
Sementara itu, SSIA yang merupakan induk perusahaan PT TCP Internusa menyatakan bahwa operasional Glodok Plaza untuk sementara dihentikan.
Sumber: Kompas.com
| Khalid Basalamah Kembalikan Rp8,4 Miliar ke KPK Terkait Kasus Kuota Haji: Uang Itu Bukan Kami Simpan |
|
|---|
| Anggaran Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp 25 M, Rudy Masud Sebut Bukan untuk 1 Rujab, Janji Transparan |
|
|---|
| Tak Temui Massa karena Alasan Keamanan, Gubernur Kaltim Rudy Masud Tawarkan Audiensi, tapi Ditolak |
|
|---|
| Alasan Rudy Masud Batasi Media di Kantor Pemprov : Takut Berita Negatif Viral, Khawatir Salah Bicara |
|
|---|
| DPRD Kaltim Didesak Gulirkan Hak Angket ke Gubernur, Rudy Masud Siap: Kita Buka Data Semuanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Glodok-Plaza-sebelum-terbakar-ini-sosok-pemiliknya.jpg)