Breaking News:

Palestina vs Israel

Israel Siapkan Ritual Sapi Merah di Depan Masjid Al-Aqsa, Kuil Yahudi Bakal Segera Dibangun

Israel lakukan latihan ritual sapi merah di depan Masjid Al-Aqsa, Kuil Yahudi baru segera dibangun.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
MEE/AFP
Israel lakukan latihan ritual sapi merah di depan Masjid Al-Aqsa, Kuil Yahudi baru segera dibangun. 

TRIBUNTRENDS.COM - Ritual sapi merah yang didambakan penganut Yahudi di Israel semakin jadi kenyataan.

Hal ini terkuak ketika sekelompok warga Yahudi di Israel telah melakukan latihan ritual sapi merah di depan Masjid Al-Aqsa.

Diketahui, Ritual sapi merah sendiri dimaksudkan untuk menandai pembangunan kuil Yahudi baru di atas Temple Mount di lokasi Al-Aqsa dan Dome of The Rock sekarang.

Menurut Tradisi Yahudi, abu sapi lembu betina yang berwarna merah sempurna diperlukan untuk ritual penyucian yang memungkinkan dibangunnya bait suci ketiga di Yerusalem.

Kuil itu, kata kelompok Yahudi radikal, harus dibangun di dataran tinggi yang ditinggikan di Kota Tua Yerusalem di Temple Mount.

Baca juga: Ancaman Serius Iran pada Amerika: Pangkalan AS di Teluk Persia & Irak Akan Hancur Jika Dukung Israel

Beberapa orang percaya ini akan menandai kedatangan mesias dan bahkan mungkin akhir dunia.

"Para penyembah kuil sekarang mempraktikkan mitzvah (tugas keagamaan) seekor sapi merah di depan Temple Mount, yang akan memungkinkan kembalinya kemurnian dan ketaatan semua mitzvah kuil," tulis jurnalis Yinon Magal pada hari Selasa, bersama dengan gambar aktivis dari Temple Institute.

Pada tahun 2022, lima ekor sapi dara merah tiba di Israel dari peternakan Texas dan sekarang disimpan di taman arkeologi di sebelah Shilo, pemukiman ilegal Israel di dekat Palestinian kota Nablus.

Temple Institute mengimpor sapi dara tersebut dengan tujuan untuk digunakan dalam ritual setelah bertahun-tahun mencari sapi bebas noda, tanpa rambut putih atau hitam yang tersesat.

Seekor sapi merah yang didatangkan khusus dari Texas, AS, dilaporkan sudah berada di Yerusalem. Temple Institute Israel dijadwalkan mengadakan konferensi pada Rabu (27/3/2024) untuk membahas persiapan ritual keagamaan pengorbanan sapi merah. Ritual ini bertujuan untuk bersuci dari 'najis orang mati' agar kau Yahudi bisa memasuki kawasan Masjid Al-Aqsa.
Seekor sapi merah yang didatangkan khusus dari Texas, AS, dilaporkan sudah berada di Yerusalem. Temple Institute Israel dijadwalkan mengadakan konferensi pada Rabu (27/3/2024) untuk membahas persiapan ritual keagamaan pengorbanan sapi merah. Ritual ini bertujuan untuk bersuci dari 'najis orang mati' agar kau Yahudi bisa memasuki kawasan Masjid Al-Aqsa. (tangkap layar JN)

Pembantaian mereka pada akhirnya di Bukit Zaitun - menurut para pendukungnya - memungkinkan orang-orang Yahudi untuk disucikan sehingga mereka dapat melakukan ritual dan ibadah di lokasi Masjid Al-Aqsa

Penelitian oleh seorang profesor di Universitas Bar Ilan diperkirakan bahwa abu dari satu sapi dapat dibuat menjadi air pembersih yang cukup untuk 660 miliar pemurnian.

Sapi yang dipraktikkan menurut gambar Magal tampaknya bukan salah satu dari lima sapi dara merah dari Shilo - melainkan tampak seperti potongan.

Lokasi ritual tradisional, Bukit Zaitun, terlihat di latar belakang sisi lain Masjid Al-Aqsa, menunjukkan bahwa latihan lari dilakukan di Kota Tua.

Pemukim agama Israel mempraktikkan ritual sapi merah dengan potongan sapi di depan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Pemukim agama Israel mempraktikkan ritual sapi merah dengan potongan sapi di depan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (Middle East Eye)

Status quo di Yerusalem telah lama menyatakan bahwa doa Yahudi dilarang di dataran tinggi di Yerusalem Timur yang diduduki.

Situs ini diyakini sebagai lokasi dua kuil Yahudi kuno. Orang Yahudi diizinkan untuk berdoa di Tembok Barat, yang membentang di sepanjang salah satu sisi bukit dan dianggap sebagai bagian terakhir dari Kuil Yahudi Kedua yang dihancurkan Romawi pada tahun 70 M.

Halaman 1/4
Tags:
PalestinaIsrael
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved