Breaking News:

Thomas & Uber Cup 2024

Tim Piala Thomas & Uber Kalah di Final, Indonesia Masih Jawara Terbanyak, Fokus Olimpiade Paris!

Tim putra dan putri bulutangkis Indonesia kalah di final Thomas Cup dan Uber, Menpora minta fokus ke Olimpiade Paris 2024.

Editor: Dhimas Yanuar
WANG Zhao / AFP
Indonesia - Fajar Alfian (Kiri) dan Muhammad Rian Ardianto bereaksi setelah meraih satu poin melawan Taiwan Lee Yang dan Wang Chi-lin pada pertandingan semifinal ganda putra di turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 4 Mei , 2024. Juara Piala Thomas 2024 ambyar setelah kalah dari China, Fajar Alfian cs gagal wujudkan target PBSI. 

TRIBUNTRENDS.COM - Berakhir sudah gelaran Thomas Cup dan Uber Cup tahun 2024.

Olimpiade Paris 2024 pun menanti tim bulutangkis Indonesia yang harus mengakui keganasan tim putra dan putri China. 

Terbaru, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, mengapresiasi perjalanan skuad Indonesia di Thomas Cup dan Uber Cup 2024.

Seperti diketahui, tim bulutangkis Indonesia gagal mengawinkan gelar juara di Thomas dan Uber Cup 2024.

Hasil tersebut didapatkan usai tim merah-putih dikalahkan Cina pada partai final, Minggu (5/5/2024).

Tim Thomas Indonesia dikalahkan dengan skor 1-3, sementara tim uber takluk 0-3 dari tim tuan rumah.

Mentalitas Jonatan Christie Tatap Perempat Final Piala Thomas 2024 - Jonatan Christie setelah mendapatkan satu poin melawan Saran Jamsri dari Thailand dalam penyisihan grup Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 29 April 2024.
Mentalitas Jonatan Christie Tatap Perempat Final Piala Thomas 2024 - Jonatan Christie setelah mendapatkan satu poin melawan Saran Jamsri dari Thailand dalam penyisihan grup Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 29 April 2024. (Photo by AFP)

"Ya terkait apresiasi sudah kami sampaikan ke rekan-rekan media. Kami melihat untuk pertama Uber ini setelah puasa (masuk final) 16 tahun (lalu)," kata Dito, di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Minggu (5/5/2024).

"Akhirnya Indonesia Kembali ke podium, walaupun bukan juara Utama. Tetapi, itu harus tetap kami apresiasi," paparnya.

Dito pun mengatakan setelah ajang ini, pihaknya memiliki fokus utama di Olimpiade Paris 2024.

Oleh sebab itu, demi mengapresiasi pencapaian di Thomas dan Uber kali ini, Dito menyebut pihaknya akan memberikan 'bonus' baik dari program pembinaan maupun sumbangan dari pihak ketiga.

Baca juga: Hasil Semifinal Piala Thomas dan Uber 2024, Live Score dan Live Streaming Aksi Jojo Cs

Dito Ariotedjo, Menpora Indonesia.
Dito Ariotedjo, Menpora Indonesia. (Tribunnews.com)

"Tetapi apapun itu setelah Thomas dan Uber Cup, kami memiliki target Olimpiade. Dan hasil perjuangan di Thomas dan Uber Cup ini akan kami berikan apresiasi dan bonus," ujar Dito.

"Baik dari segi program Kemenpora ataupun sumbangan dari pengusaha. Saya pun juga ingin memberikan bonus juga," tegasnya.

China kawinkan gelar, Indonesia masih pegang piala terbanyak

Liang Wei Keng (Kiri) dan Wang Chang dari Tiongkok merayakan kemenangan mereka melawan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto dari Indonesia pada final ganda putra turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 5 Mei 2024.
Liang Wei Keng (Kiri) dan Wang Chang dari Tiongkok merayakan kemenangan mereka melawan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto dari Indonesia pada final ganda putra turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 5 Mei 2024. (WANG Zhao / AFP)

Hasil Final Thomas Cup 2024 menyatakan China keluar sebagai juara setelah mengalahkan Indonesia dengan skor 3-1, Minggu (5/5/2024).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Thomas CupUber CupChinaIndonesiaOlimpiade
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved