Berita Viral
Gadis Tiongkok Selalu Menelpon Pacarnya Hingga 100 Kali Sehari, Didiagnosa Alami 'Love Brain'
Bila ingin selalu dekat dengan pacar, pastikan jangan sampai berlebihan. Pasalnya, hubungan bakal jadi tidak sehat.
Penulis: Sinta Darmastri
Editor: Sinta Darmastri
TRIBUNTRENDS.COM - Memiliki kekasih pastinya kita ingin selalu dekat dan komunikasi meskipun terpisah jarak kesibukan.
Apalagi kini melalui smartphone kita bisa dengan mudah bertukar pesan, suara, hingga video call kapan saja.
Bila ingin selalu dekat dengan pacar, pastikan jangan sampai berlebihan. Pasalnya, hubungan bakal jadi tidak sehat.
Dikutip TribunTrends.com pada Jumat (3/5) dari akun laman odditycentral.com terdapat cerita dari Tiongkok.
Seorang gadis Tiongkok berusia 18 tahun yang menjadi begitu terobsesi dengan pacarnya sehingga dia melacak setiap gerakannya dan meneleponnya 100 kali sehari akhirnya didiagnosis menderita kondisi yang disebut “otak cinta”.
Outlet Tiongkok Yueniu News baru-baru ini melaporkan kasus Xiaoyu, seorang gadis berusia 18 tahun dari provinsi Sichuan yang menjadi begitu terobsesi dengan pacarnya sehingga dia membuat hidup mereka berdua menjadi mimpi buruk.
Baca juga: Apa Arti Conversation Killers Viral di TikTok? Istilah Hits Seliweran FYP, Ketahui Maknanya!
Perilaku meresahkan gadis itu dimulai pada tahun pertama kuliahnya ketika dia terlibat asmara dengan seorang laki-laki yang namanya tidak disebutkan untuk melindungi privasinya.
Menurut Du Na, seorang dokter di Rumah Sakit Rakyat Keempat Chengdu, Xiaoyu dengan cepat menjadi terobsesi secara tidak wajar dengan pacarnya, ingin mengetahui keberadaan pacarnya setiap saat dan panik ketika pacarnya tidak segera membalas pesannya.
Kedengarannya seperti perilaku gila kontrol pada umumnya, tetapi menurut dokter, Xiaoyu menderita kelainan mental langka yang disebut “otak cinta”.
“Dia diharapkan segera membalas pesannya,” kata Dr. Du, seraya menambahkan bahwa suatu hari Xiaoyu menelepon pacarnya lebih dari 100 kali.
Dia menjadi sangat marah ketika dia tidak menjawab sehingga dia menghancurkan semua yang ada di apartemen mereka.
Ketika anak laki-laki itu pulang dan melihat kejadian itu, dia menelepon polisi, yang datang tepat ketika dia mengancam akan melompat dari balkon.
Baca juga: Anti Mainstream! Bola Nasi yang Digulung di Ketiak Gadis Imut Diduga 10 Kali Lebih Mahal Harganya
Xiaoyu akhirnya ditahan dan kemudian dibawa ke rumah sakit, di mana dia didiagnosis menderita gangguan kepribadian ambang yang dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai “otak cinta”.
Dokter Du Na mengatakan bahwa orang yang terkena bentuk ringan dari “otak cinta” biasanya dapat pulih dan menjalani kehidupan normal hanya dengan belajar mengendalikan emosi mereka, namun dalam kasus yang parah seperti yang dialami Xiaoyu, bantuan medis diperlukan.
Meskipun Dr. Du tidak dapat secara akurat mengidentifikasi penyebab kondisi yang dialami Xiaoyu, ia mengatakan bahwa otak cinta biasanya didiagnosis pada orang-orang yang tidak memiliki hubungan yang sehat dengan orang tuanya saat tumbuh dewasa.
Sumber: TribunTrends.com
| Di Tengah Skandal FH UI, Mahasiswa ITB Dituding Lecehkan Wanita Gegara Lagu 'Erika', Kini Minta Maaf |
|
|---|
| Mendiktisaintek Ngamuk! Pastikan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Tak Bisa Lari dari Jerat Hukum |
|
|---|
| BEM UI Desak Rektor Segera DO 16 Mahasiswa FH Pelaku Pelecehan, Minta Kemendikti Turun Tangan |
|
|---|
| Dikira Gudang Kosong, Pabrik di Semarang Ternyata Simpan Narkoba 1,8 Ton, Ada Jutaan Butir Zenith |
|
|---|
| Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior, Kapolda Kepri Turun Tangan, Keluarga: Ungkap Sebuka-bukanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/ilustrasi-kencan1.jpg)