Breaking News:

Kelakuan Keji Perawat Serial Killer! Habisi Nyawa 17 Pasien Tanpa Ada yang Tahu: Kamu Selanjutnya!

Mengerikan, bukannya merawat pasien sampai sembuh, perawat ini ternyata serial killer, sudah habisi nyawa 17 pasien.

Penulis: Dhimas Yanuar NR
Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
Bukannya merawat pasien sampai sembuh, perawat ini ternyata serial killer, sudah habisi nyawa 17 pasien. 

TRIBUNTRENDS.COM - Siapa sangka ada juga seorang perawat yang memiliki sifat keji nan kejam.

Sosoknya bahkan disebut sempat memberikan pesan terakhir kepada para calon korbannya yang juga pasien sebelum meninggal.

Bukannya sembuh, para pasien dari petawat ini memberikan kata-kata terakhir yang diuraikan sebagai: "You're next to die" (Kamu selanjutnya yang akan mati).

Heather Pressdee, seorang perawat yang ternyata seorang serial killer.
Heather Pressdee, seorang perawat yang ternyata seorang serial killer. (UniLad)

Sosoknya adalah Heather Pressdee, seorang perawat yang ternyata seorang serial killer (pembunuh berantai).

Heather diyakini telah membuat 17 pasien meninggal dan bahkan memberikan insulin dalam dosis mematikan kepada seorang pria penderita diabetes.

Dilansir dari UniLad pada Senin, (1/4/2024), Heather Pressdee didakwa dengan dugaan melakukan pembunuhan 17 pasien.

Selain pembunuhan, Heather juga dituduh melakukan malapraktik kepada 22 pasien diabetes dengan memberikan dosis insulin tinggi, menurut Kantor Kejaksaan Agung Pennsylvania.

Baca juga: Pembunuh Keluarga di Bekasi & Cianjur Ternyata Sama, Polisi Sebut Kasus Serial Killer Supranatural

Hampir setahun setelah dakwaan awal diajukan, rumah sakit yang menaungi Heather juga menghadapi tuntutan hukum baru dari keluarga korban Nicholas Cymbol.

Nicholas Cymbol secara tragis tewas di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Sunnyview di Butler County pada 1 Mei 2023 saat ditangani Heather Pressdee.

Gugatan tersebut diajukan oleh pengacara keluarga Nicholas Cymbol, Rob Peirce, yang mengklaim 'Rumah sakit lalai, gagal melatih karyawan untuk mengenali dan melaporkan malapraktik, dan tak memecat Pressdee meskipun dia telah melakukan tindakan malapraktik," lapor NBC.

Heather Pressdee dituduh sengaja melakukan tindakan keji kepada pasien berusia 43 karena dianggap 'tidak menyukainya'.

Nicholas Cymbol hidup dengan cedera otak anoreksia, menyebabkan kebutaan dan neuropati, sehingga membutuhkan perawatan menerus, selain diabetesnya, yang menyebabkan perubahan besar pada kadar glukosa.

Saat kematian Nicholas Cymbol, Pressdee bekerja sebagai manajer unit tempat dia dirawat.

Hal ini disimpulkan sebagai Heather yang seharusnya bertanggung jawab atas penyakit dan komplikasi yang dialami Nicholas Cymbol.

Kekuasaan ini disalahgunakan oleh Heather, yang mengklaim bahwa Nicholas Cymbol membuli, melakukan malaprakterk, dan menganiaya Tuan Nicholas Cymbol.

Halaman 1/2
Tags:
perawatserial killerkasus pembunuhan berantaipasienAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved