Breaking News:

Berita Viral

Kisah Pilu Gadis Perantau Tewas di Kos, Jenazah Berbau Minyak Angin, Adik & Ayah Histeris Depan Peti

Baru saja merantau untuk cari nafkah, gadis cantik ini malah tewas dirampok dan dibunuh. Impian buatkan rumah untuk adik dan ayah pupus.

Penulis: monalisa
Editor: Monalisa
saostar.vn
Nasib pilu, gadis 21 tahun tewas dibunuh, ayah dan adik menangis di depan peti mati 

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang gadis ditemukan tewas di sebuah kamar kos dengan kondisi mengenaskan.

Gadis berinisial LTTL (21) ini ditemukan tewas di sebuah kamar kos di distrik Thuong Xuan, Thanh Hoa, Vietnam pada (20/2/2024).

Saat ditemukan, jenazah LTTL dalam kondisi berbau minyak angin.

Baca juga: Ya Tuhan! Istri di Malang Tewas Diracun Suami, Isi Diary Pilu: Aku Dianggap Pembantu Tapi Tak Digaji

LTTL semasa hidup sebelum tewas dibunuh
LTTL semasa hidup sebelum tewas dibunuh (eva.vn)

Diduga pelaku sengaja mengolesi jenazah LTTL dengan minyak angin agar tak tercium oleh penghuni kos lainnya.

Mengutip dari Saostar.vn, Rabu (21/2/2024), LTTL menjadi korban perampokan dan pembunuhan.

Kini jenazah LTTL sudah dibawa pulang ke kampung halaman.

Siapa sangka, kehidupan gadis cantik ini ternyata memilukan.

Diketahui LTTL berasal dari keluarga miskin.

Sejak ibunya meninggal akibat kecelakaan empat tahun lalu, LTTL gantian mencari nafkah.

Ayah LTTL sebenarnya masih hidup, namun sudah tak kuat untuk bekerja.

Sementara LTTL masih memiliki dua orang adik yang memerlukan biaya untuk sekolah.

Baca juga: Bukan Pria Baik Abaikan Firasat Ibu, Mahasiswi Dibunuh Pacar, Pelaku Ternyata Playboy, Hamili ABG

Untuk itulah LTTL merantau ke kota untuk mencari nafkah dan menghidupi ayah serta adik-adiknya.

Semasa hidup LTTL tak pernah memikirkan soal asmara.

Ia bahkan tak berminat memiliki kekasih.

LTTL tewas dirampok lalu dibunuh
LTTL tewas dirampok lalu dibunuh (saostar.vn)

LTTL hanya ingin bekerja dan mendapatkan uang banyak untuk membangun rumah bagi ayah dan adik-adiknya.

Halaman
1234
Tags:
gadistewasVietnamdibunuhdirampok
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved