Berita Viral
BIKIN IRI, Cewek Ini Ungkap Perhatian Keluarganya yang Selalu Ada Untuknya, Isi Chat-nya Begini
Memperlihatkan betapa perhatiannya sang mama dan kakak tercinta ke dirinya.
Penulis: Sinta Darmastri
Editor: Sinta Darmastri
"(Sayembara ini) terbuka untuk siapapun. Bahkan kemarin saya bilang, apalagi ulama, kyai, profesional. Andaikata iblis bisa mendamaikan atau malaikat bisa mendamaikan, selama tidak menyuruh saya musrik, akan saya temui," kata Rae Suryana.
Suryana mengaku sudah lebih dari 2 tahun dirinya putus komunikasi dari istri dan anaknya.
Ia mengaku merasa terusir dari rumah yang selama ini dia tinggali bersama istri dan anak-anaknya.
Meski tak sampai terlantar karena ia masih memiliki aset dan kekayaan yang cukup, namun Suryana mengaku tersiksa karena kondisi konflik dengan istri dan anak-anaknya itu.
Suryana menjelaskan saat ini ia tidak hanya menghadapi gugatan perdata terhadap rumah keluarganya, namun juga menghadapi gugatan cerai istrinya.
Baca juga: SOSOK Verawati Guru Honorer di Bima Dipecat Kepsek via WA, Ijazah D2 Jadi Alasan, Mengambdi 18 Tahun
“Sengketa yang rumah sedang dalam tahap mediasi, saya gugat rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal keluarga. Kemudian saya juga sedang digugat cerai oleh istri," kata Suryana merasa pilu.
Pengusaha
Ternyata Rae Suryana bukan sosok yang sembarangan.
Pria berusia 66 tahun itu merupakan seorang pengusaha yang dikenal warga Tasikmalaya.
Ia juga dikenal mantan pengusaha suku cadang pesawat
Kini, Rae Suryana juga dikenal memiliki sederet bisnis.
Baca juga: Zeddy Will Musisi yang Picu Kontroversi, Gelar Baby Shower untuk 5 Pacarnya yang Hamil Bersamaan
Dikutip dari TribunnewsBogor.com, Rae Suryana diketahui merupakan Pemilik Gedung Pertemuan ‘Sari Gunung Salem’ di Tasikmalaya.
Ia jugamerupakan Pemilik Wahana Wisata Air Kolam Renang Pasir Pataya dan kolam pemancingan dan berbagai bisnis oleh-oleh Tasikmalaya.
Selain bisnis, Rae Suryana juga memiliki profesi mentereng.
Ia juga merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Kolam Renang (PPKR) di Tasikmalaya.
(TribunTrends.com/Sinta Darmastri/Ninda)/TribunJakarta
Sumber: TribunTrends.com
| Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Mengaku Kakinya Dipatahkan Polisi, Polisi Ungkap Fakta Berbeda |
|
|---|
| Penyesalan Guru SMK Garut yang Gunting Rambut Siswi Berhijab, Ngaku Psikologis Terganggu: Saya Salah |
|
|---|
| Aksi Kejar-kejaran di Hutan Wonogiri! Kiai Cabul di Pati Ngebut Bawa Motor saat Kabur dari Polisi |
|
|---|
| Cara Licik Kiai Ashari Tersangka Pencabulan di Pati Kecoh Polisi dari Bogor hingga Wonogiri |
|
|---|
| Anak di Samarinda Meninggal Karena Sepatu Kekecilan, Ini Alasan Ibu Tak Beli Meski Dapat Sumbangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/cewek-dan-keluarga.jpg)