Breaking News:

Pilpres 2024

Balihonya di Jatim Dicoreti dan Ditulisi Kata 'Ndasmu', Ganjar Minta Bawaslu Peringatkan: Enek Uwane

Ganjar Pranowo buka suara soal balihonya yang jadi sasaran vandalisme hingga ditulisi kata kaar.

Editor: ninda iswara
istimewa
Ganjar Pranowo buka suara soal balihonya yang jadi sasaran vandalisme hingga ditulisi kata kaar. 

TRIBUNTRENDS.COM - Ganjar Pranowo buka suara soal balihonya yang dicoreti dan ditulisi kata 'ndasmu'.

Seperti yang diketahui, baliho pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di wilayah Jawa Timur jadi korban vandalisme.

Tak marah, Ganjar memilih menanggapinya dengan santai.

Diketahui, pelaku menyemprotkan cat pada bagian mata dan mulut baliho bergambar Ganjar-Mahfud tersebut. Tertulis juga kata-kata 'ndasmu'.

“Ndase sopo? ndasku enek uwane. (Kepalanya siapa, kepalaku ada ubannya)," ujarnya saat berkunjung di pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Jelang Kampanye Akbar, Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran Ketat di Jateng, Anies-Cak Imin Usaha Ekstra

Terhadap aksi vandalisme Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut, Ganjar meminta kepada Bawaslu agar memberikan peringatan.

"Kalau ada Bawaslu, kalau ada yang keliru diperingatkan. Begitu,” imbuh dia.

Diketahui, Ganjar melakukan kampanye di sejumlah wilayah yakni Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Di Ngawi, selain mendatangi pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Ganjar Pranowo juga mendatangi situs Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

Baliho Ganjar-Mahfud di Jata Timur jadi sasaran vandalisme
Baliho Ganjar-Mahfud di Jata Timur jadi sasaran vandalisme (Dok. Bawaslu Kabupaten Blitar)

Ganjar kunjungi pabrik sepatu

Buruh Pabrik Sepatu PT Dwi Prima Sentosa, Desa Karang Tengah Prandon, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, langsung menghentikan pekerjaan, ketika dikunjungi Ganjar Pranowo.

Didampingi manajemen pabrik, Ganjar Pranowo menanyakan setiap proses pembuatan sepatu.

Di sela-sela penjelasan itu, para karyawan maupun karyawati mencoba menyapa langsung, maupun sekedar foto selfie bersama Ganjar.

Saat berkeliling, nantan Gubernur Jawa Tengah tersebut juga menemukan pekerja pabrik, yang ternyata penyandang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Ganjar Tak Kaget Maruarar Sirait Keluar dari PDIP, Sudah Lihat Tandanya: Berada di Kelompok Sebelah

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo (Tribunnews/ Rahmat W Nugraha)

Pekerja itu akhirnya diajak berbicara dengan menggunakan bahasa isyarat.

“Kualitasnya bagus. Brand brand luar ternyata diproduksi disini, saya lihat pesanannya masih banyak dan tentu saja senang karena melihat proses produksinya,” ujar Ganjar.

Meski beberapa kapasitas tertinggi belum optimal, lanjut Ganjar, bisa ditangani dengan menggunakan mesin terbaik, dengan tujuan menghasilkan kualitas super.

“Saya senang karena di perusahaan ini juga mengakomodir pekerja berkebutuhan khusus. Itu bagus sehingga inklusivitasnya berjalan dan mereka punya kesempatan untuk bisa bekerja di pabrik,” ucapnya.

Dirinya juga menjanjikan beberapa kemudahan yang diberikan untuk produsen produsen dalam negeri, supaya dapat melebarkan pangsa pasarnya ke mancanegara. 

“Kalau melihat kondisinya memang perlu perhatian kepada industrinya yang sudah berjalan, terutama pada pemasaran. Nantinya kami minta agar para duta besar itu menjadi fasilitator dan pemasar,” ungkapnya.

Kata Ganjar, beberapa negara di luar sana yang membutuhkan bisa didorong membeli produk buatan tanah air.

Tentunya perlu bantuan atau kemudahan yang bisa diberikan oleh pemerintah.

“Di samping menyerap tenaga kerja lumayan banyak, kebebasan pajak untuk ekspor, fasilitas, ada yang bisa diberikan seperti kemudahannya perpajakannya.  Banyak model yang perlu dialog dengan para pengusaha,” bebernya.

Meskipun tentu rencana cadangan juga disiapkan, seandainya mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan, pemerintah siapkan ruang untuk pekerja, bisa dikasih pelatihan. Sehingga menjaga iklim perekonomian,” tuntas Ganjar.

(Tribunnews)

 

Diolah dari artikel di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Ganjar PranowobalihoJawa Timur
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved