Breaking News:

Pilpres 2024

Meski Prabowo-Gibran Ungguli Elektabilitas Survei Litbang Kompas, Pengamat: Sulit Menang 1 Putaran

Inilah penjelasan pengamat politik menyebut Prabowo-Gibran sulit menang satu putaran meski ungguli elektabilitas survei Litbang Kompas.

Editor: Monalisa
Istimewa
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

TRIBUNTRENDS.COM - Pengamat politik menilai pasangan Prabowo-Gibran sulit menang satu putaran di Pilpres 2024.

Hal ini diungkap oleh pengamat politik Hendri Satrio, meski hasil survei elektabilitas Prabowo-Gibran di Litbang Kompas paling unggul.

Bukan tanpa alasan, menurut Hendri Satrio, Prabowo-Gibran masih mengandalkan nama besar Presieden Jokowi untuk meraih elektabilitas.

Baca juga: Kerja Keras Kaesang Sampai Meriang, Para Kader Diinfus, Elektabilitas PSI Naik Jadi 2,6 Persen

Kolase foto nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang telah ditetapkan oleh KPU, Selasa (14/11/2023). Nomor urut 1 untuk pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, dan nomor urut 3 untuk pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Kolase foto nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang telah ditetapkan oleh KPU, Selasa (14/11/2023). Nomor urut 1 untuk pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, dan nomor urut 3 untuk pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (Tribunnews.com)

Diketahui, Prabowo selalu berjanji melanjutkan program-program Jokowi jika berhasil memenangkan Pilpres 2024.

"Pak Prabowo-Gibran tentu masih mengandalkan seorang Joko Widodo (Jokowi) untuk meraih elektabilitas," ujar Hendri.

Dalam survei elektabilitas Litbang Kompas, Prabowo-Gibran kembali memimpin di posisi pertama, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di posisi kedua, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di posisi ketiga.

Hendri menyebut hasil survei dapat berubah-ubah tergantung adanya momentum politik.

Menurut dia, debat perdana yang akan digelar pada Selasa malam nantu menjadi momentum penting bagi seluruh pasangan.

Baca juga: Prabowo Melejit, Ganjar Disalib Anies Versi Survei Litbang Kompas, Faktor Pemilih PDIP dan Jokowi

"Debat juga sangat penting untuk menentukan ke mana arah swing voters atau masyarakat yang belum memiliki pilihan," kata Hendri.

Kendati demikian, Hendri menduga Prabowo-Gibran akan sulit menang satu putaran.

Posisi Prabowo-Gibran, kata Hendri, juga akan terancam jika Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.

Hendri lantas menyinggung kontroversi putusan Mahkamah Konstitusi (MK), isu penggunaan fasilitas negara untuk kampanye, hingga kabar ketua umum partai politik (parpol) yang tersandera kartu truf oleh penguasa.

Momen Prabowo joget usai dapat nomor urut 2, Ganjar-Mahfud tertawa.
Momen Prabowo joget usai dapat nomor urut 2, Ganjar-Mahfud tertawa. (Kolase Tribun Trends/Ist)

Ia juga membahas soal polemik joget ala Prabowo selama kampanye Pilpres 2024.

"Ada daya kritis yang luar biasa saat disajikan joget-joget, disajikan gimik-gimik
'Silakan masyarakat menilai' dan lain-lain," ujarnya.

"Apakah enggak boleh joget-joget?

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Tags:
PrabowoGibranPilpres 2024Presiden Jokowi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved