Pengungsi Rohingya Terus Berdatangan di Aceh, 2 Kapal Bawa 200 Orang, Diperkirakan Terus Bertambah
Sekitar 200 pengungsi rohingya dilaporkan kembali tiba di Provinsi Aceh, mereka menaiki 2 kapal, jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.
Editor: jonisetiawan
Dengan mendaratnya Rohingya di Aceh Besar hingga kini sudah ada sembilan gelombang kedatangan pengungsi ke Aceh.
Gelombang pertama datang pada 14 November lalu.
Baca juga: ASTAGA! Pengungsi Rohingya Rusak Gedung Penampungan di Lhokseumawe, Dinding Dijebol, 16 Orang Kabur
Kedatangan dua kapal tersebut, semakin menambah jumlah pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh.
Seperti dikutip dari Channel News Asia, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengungkapkan sebelumnya sudah ada 1.200 orang dari etnis yang dipersekusi di Myanmar itu, yang tiba di Indonesia sejak November lalu.
Pada pernyataannya Jumat (8/12/2023), Presiden Jokowi mengungkapkan, ia mencurigai adanya perdagangan manusia di balik eskalasi kedatangan pengungsi Rohingya yang terus meningkat.
Presiden Jokowi pun menjanjikan bekerja sama dengan organisasi internasional untuk menangani masalah ini.
Indonesia bukan penandatangan Konvensi Pengungsian PBB 1951.
Tetapi Indonesia memiliki sejarah membawa masuk pengungsi yang tiba di pantai negara ini.
Namun, tingginya jumlah pendatang baru-baru ini memicu reaksi negatif di media sosial dan penolakan dari masyarakat Aceh.
Pengungsi Rohingya Rusak Gedung Penampungan
Kelakuan pengungsi Rohingya kembali meresahkan warga Aceh.
Bagaimana tidak, beberapa watu bantuan yang diberi warga sekitar sempat dibuang oleh pengungsi Rohingya.
Terbaru, warga dan pemerintah Aceh dibuat kecewa karena ada belasan pengungsi melarikan diri.
Padahal pemerintah setempat telah memberikan tempat penampungan yakni bekas Gedung Imigrasi Lhokseumawe, Aceh untuk para pengungsi Rohingya.
Namun, gedung itu dirusak, belasan pengungsi pun kabur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Imigran-Rohingya-diperkirakan-sebanyak-200-orang-kembali-mendarat-di-Aceh.jpg)