Berita Viral
FAKTA Pesta Disebut Dugem di Kampus, Klarifikasi dan Minta Maaf, Kadis Budpar Sumsel: Mungkin Khilaf
Viral video pesta disebut dugem di kampus, Poltekbar Palembang klarifikasi, kadis budpar Sumsel buka suara.
Editor: ninda iswara
TRIBUNTRENDS.COM - Viral video acara pesta disebut dugem di area kampus.
Video pesta disebut dugem ini terjadi di sebuah kampus di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.
Pihak kampus hingga kadis budpar Sumsel pun buka suara.
Dalam video yang beredar, terlihat banyak orang berkumpul dalam sebuah gedung.
Terdengar pula suara hingar bingar musik yang dimainkan oleh seorang Female Disc Jockey (FDJ).
Pada postingan di salah satu akun medsos Instagram, tertulis "DUGEM DI CLUB X, DUGEM DI KAMPUS V".
Baca juga: KLARIFIKASI Poltekpar Palembang, Viral Video Pesta Dugem dan DJ Seksi di Kampus, Tuai Cibiran Publik
Postingan tersebut, lantas mendapat komentar dari warganet.
Merespons hal tersebut, pihak kampus pun memberikan klarifikasinya dan meminta maaf.
Fakta-fakta Video Acara Pesta Dugem
- Pihak Kampus Sebut Acara Dibuat usai Mahasiswa Belajar Satu Semester
Dikutip dari TribunSumsel.com, Kepala Program Studi Tata Hidang (Kaprodi TAH) Poltekpar Palembang, Romi Okta, menjelaskan video viral di media sosial pertama kali diunggah oleh Female Disc Jockey (FDJ) yang diundang untuk mengisi sesi terakhir acara Function.
Menurutnya, acara tersebut sebenarnya diselenggarakan pada penghujung pembelajaran satu semester.
"Acara Function adalah kegiatan yang diselenggarakan pada penghujung pembelajaran teori maupun praktik. Setelah mahasiswa belajar satu semester, mereka membuat acara seperti euforia gembira melewati masa-masa enam bulan dan menyambut Ujian Akhir Semester," katanya, Selasa (5/12/2023).
Dalam kegiatan tersebut, kata Romi, diisi banyak kegiatan.
Seperti pagelaran seni, penyerahan hadiah lomba, serta menampilkan karya sesuai kompetensi pembelajaran yang dibuat mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/pesta-dunia-gelap-dugem-di-dalam-kampus-yang-turut-dihadiri-Kepala-Program-Studi-Kaprodi.jpg)