KONTRAS Nasib Si Kembar, Adik Kurus Kering Penuh Luka, Dianiaya, Makan Pecahan Tembok & Dedaunan
Beda nasib si kembar, sang adik disiksa hingga tak diberi makan, tubuh kurus kering memprihatinkan.
Editor: ninda iswara
TRIBUNTRENDS.COM - Saudara kembar ini memiliki nasib yang jauh berbeda.
Tinggal bersama, nyatanya perlakuan yang mereka dapatkan tak selalu sama.
Anak laki-laki kembar di Kota Banjar ini memiliki jalan hidup yang berbeda.
Bukannya hidup bahagia bersama-sama, bocah kembar usia 11 tahun ini justru punya nasib berbeda jauh.
Sang kakak hidup senang seraya diasuh orangtua kandungnya.
Ia pun tumbuh sehat dan normal seperti anak-anak pada umumnya.
Baca juga: Bocah Down Syndrome Ditinggal Ibu, Wanita Rela Rawat Anak dari Istri Kedua Suami: yang Salah Ortunya
Berbeda dengannya, sang adik malah bernasib pilu.
Sejak sembilan bulan belakangan, bocah berinisial A itu mengalami cobaan hidup yang berat.
Hal tersebut membuat tubuhnya kurus kering hingga penuh luka.
Apa penyebab?
Usut punya usut, A adalah korban kekerasan kedua orangtua kandungnya.
Baru sembilan bulan diasuh ayah dan ibu kandungnya, A justru mendapatkan perlakuan kasar.
Saban hari, bocah yang tinggal di Kelurahan Mekarsari, Banjar, Jawa Barat itu dianiaya orangtuanya.
Bahkan sehari-hari, A tak diberi makan oleh orangtuanya.
Alhasil, A pun nekat memakan pecahan tembok dan dedaunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Bocah-11-tahun-kabur-usai-dianiaya-ortu-kandungnya.jpg)