Berita Kriminal
POTRET Rumah Pengusaha Pelihara Harimau, Pekerja Tewas Diterkam, Ternyata Juga Punya Macan Dahan
AS, seorang pengusaha di Samarinda, Kalimantan Timur ditetapkan sebagai tersangka lantaran memelihara harimau tanpa izin.
Editor: Nafis Abdulhakim
TRIBUNTRENDS.COM - Inilah potret rumah pengusaha yang memelihara harimau hingga menerkam pekerjanya.
Nahas setelah mendapatkan serangan dari kucing besar tersebut, pekerja bernama Suprianda (27) meninggal dunia.
Ternyata pengusaha berinsial AS ini tak hanya memelihara harimau melainkan juga macan dahan.
Baca juga: Hamil 7 Bulan, Suwarni Pilu, Suami Tewas Diterkam Harimau Majikan, Kini Minta Bos Ganti Menafkahinya
AS, seorang pengusaha di Samarinda, Kalimantan Timur ditetapkan sebagai tersangka lantaran memelihara harimau tanpa izin.
Tak hanya harimau, terbaru di rumahnya juga ditemukan macan dahan.
Tindakan AS yang memelihara binatang yang dilindungi tanpa izin itu terungkap setelah seorang pekerja bernama Suprianda (27) tewas diterkam harimau yang dipelihara AS.
Insiden itu terjadi saat Suprianda memberi makan harimau di kediaman AS yang berada di Jalan Wahid Hasyim II, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Sabtu (18/11/2023).
Lantas bagaimana penampakan rumah AS yang dipakai untuk memelihara harimau hingga macan dahan?
Melansir TribunKaltim.co, rumah utaman AS berjarak sekira 50 meter dari gerbang masuk di tepi jalan.
Tembok rumah itu dominan berwarna cream dan cokelat.
Pada jarak sekira 30 meter ke belakang ada kandang anjing ras jenis pitbull, lokasinya tepat di samping tempat parkir kendaraan.
Lebih maju lagi, ada gerbang yang menjadi akses menuju bangunan tempat harimau ditempatkan.
Bangunan itu pun menjadi saksi bisu bagaimana harimau menerkam Suprianda hingga tewas.
Sebelum bangunan itu, di balik gerbang, pada sisi kiri terdapat dua ruang bertralis dengan air conditioner (AC) yang telah kosong.
Aroma di ruangan itu pun khas anjing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Pemilik-harimau-di-Samarinda-yang-terkam-ART-dikenal-tertutup.jpg)