Breaking News:

Berita Viral

NASIB Ibu Hamil di Gaza, Terpaksa Lahiran Caesar Tanpa Bius, Stok Obat Menipis, Rumah Sakit Hancur

Ya Allah, sedih sekali nasib wanita hamil di Palestina, terpaksa melahirkan caesar tanpa bius, hal itu disebabkan karena stok obat menipis.

Editor: jonisetiawan
Getty Images
Ilustrasi wanita hamil di Palestina mengalami banyak hal miris selama konflik dengan Israel berlangsung. 

TRIBUNTRENDS.COM - Publik saat ini dibuat prihatin dengan serangan Israel terhadap Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan jumlah korban tewas Palestina akibat serangan militer Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza mencapai 9.227 orang.

Di antaranya, 2.100 orang masih terjebak di bawah puing-puing di Gaza, termasuk 1.200 anak-anak.

Dia mengatakan pasukan Israel menghantam lebih dari 102 fasilitas kesehatan di Gaza sejak 7 Oktober, meskipun menurut aturan perang, fasilitas semacam itu seharusnya terhindar dari serangan.

Hampir 10.600 orang telah tewas dalam konflik ini, termasuk 9.227 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.

Baca juga: Kamp Jabalia, Pengungsian Terbesar di Gaza Luluh Lantak Dibom Israel, Ratusan Orang Tewas & Terkubur

Warga Palestina memeriksa Kam Jabalia usai dibombadir Israel
Warga Palestina memeriksa Kam Jabalia usai dibombadir Israel (BASHAR TALEB / AFP)

Sementara itu, mengutip pernyataan UNRWA (Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur), menyebutkan sebanyak 670 ribu jiwa terpaksa mengungsi, yang tersebar di hampir 150 bangunan yang dibuat UNRWA.

Dan menurut data data dari UN Population Fund (UNFPA), terdapat setidaknya 5.500 wanita atau ibu yang sedang hamil.

Meski tak menutup kemungkinan angka tersebut sedikit demi sedikit menurun, lantaran korban yang terus berjatuhan.

Terhitung telah 26 hari berlalu, dan memasui awal bulan menjadi waktu untuk sejumlah ibu untuk melahirkan bayinya.

Namun miris, ditengah kekacauan yang terjadi saat ini, para ibu hamil harus menahan sakit yang tak biasa.

Ilustrasi ibu hamil di Palestina.
Ilustrasi ibu hamil di Palestina. (Freepik)

Pasalnya, mengutip pemberitaan Al Jazeera news, tim medis terpaksa melakukan tindakan operasi Caesar untuk kelahiran para bayi tanpa memberikan anastesi atau obat bius untuk menahan nyeri kepada sang ibu.

Hal ini dikarenakan menipisnya ketersediaan stok obat dan semakin terbatasnya rumah sakit.

Tindakan cepat para dokter ini menjadi kisah yang pilu bagi para ibu, karena harus merasakan sakit demi keselamatan sang bayi.

"Kami telah melakukan operasi caesar pada wanita hamil yang terluka akibat serangan Israel tanpa anestesi " kata direktur Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza, Nahhed Abou Taima.

Baca juga: Kunjungi Palestina, Fedi Nuril Berhadapan Langsung dengan Tentara Israel Bersenjata: Gue Gak Takut

Pada awal-awal minggu setelah pecah peperangan, sejumlah rumah sakit masih mampu menjalankan operasi dengan baik dan memberikan pelayanan maksimal bagi para ibu hamil.

Halaman 1/3
Tags:
GazaPalestinaoperasi caesarIsrael
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved