Breaking News:

Berita Kriminal

Keluarga Dini Sera yang Tewas Dianiaya Ronnald Tanur Tak Buka Jalan Damai, Singgung Uang Intervensi

Tak ada jalan damai, pihak keluarga almarhumah Dini Sera Afrianti tolak pemberian uang dengan tujuan intervensi.

Editor: ninda iswara
Kolase TribunTrends
Tak ada jalan damai, pihak keluarga almarhumah Dini Sera Afrianti tolak pemberian uang dengan tujuan intervensi. 

TRIBUNTRENDS.COM - Keluarga almarhumah Dini Sera Afrianti (29) buka suara terkait tewasnya janda satu anak tersebut.

Melalui kuasa hukumnya, keluarga Dini Sera Afrianti menolak jalan damai yang ingin ditempuh pihak keluarga Gregorius Ronald Tannur (31).

Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga menyinggung soal pemberian uang yang bersifat intervensi.

Dini meninggal di tangan Ronald pada satu dini hari di Surabaya, Jawa Timur. 

Dini yang sudah 12 tahun tak pulang kehilangan nyawa setelah dianiaya kekasihnya itu.

Belakangan, ada pihak ketiga yang berupaya berkomunikasi dengan keluarga Dini.

Pihak itu menyampaikan ada keinginan damai dari pihak pelaku. 

Baca juga: Beri Keterangan Palsu soal Tewasnya Dini Sera, 3 Polisi Bakal Dilaporkan: Menghalangi Proses Hukum

Keluarga dan pengacara almarhumah Dini Sera Afrianti
Keluarga dan pengacara almarhumah Dini Sera Afrianti yang tewas dianiaya Ronald Tannur

Kuasa hukum keluarga Dini, Dimas Himaura, mengungkapkan, pihaknya mengklarifikasi dugaan intervensi dari pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk memengaruhi keluarga untuk melakukan perdamaian ataupun menerima uang dengan tujuan untuk meringankan hukuman tersangka.

"Dalam video ini saya sampaikan bahwa keluarga menolak segala bentuk pemberian apapun. Apakah itu santunan, uang tali asih yang sifatnya adalah untuk mengintervensi jalannya proses hukum yang saat ini sedang berjalan," ujar Dimas saat berada di rumah keluarga korban di Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/10/2023).

"Artinya jika ingin memberikan santunan atau tali asih, maka berikanlah tali asih itu tanpa ada embel-embel perdamaian pencabutan perkara dan lain sebagainya," tutur Dimas. 

Dimas menyebut, sebagai seorang bermoral, pejabat publik, keluarga yang bermartabat dan memiliki cukup banyak materi, seharusnya memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang beradab

"Tidak melakukan tindakan di luar proses hukum, menyuruh orang untuk datang ke sini, meminta rekening keluarga korban dengan alasan jangan sampai pihak kuasa hukum itu tahu," ucap Dimas.

Dia mengatakan, langkah itu sangat mencederai proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami tim kuasa hukum akan melakukan langkah lebih lanjut terhadap oknum-oknum tersebut. Bila memang terbukti pejabat tersebut melakukan tindakan itu, maka kami akan juga melakukan proses hukum lebih lanjut," ucapnya.

Terkait anaknya almarhumah Dini yang masih kecil, pihak pengacara pun akan menjamin masa depan pendidikannya. 

Halaman 1/4
Tags:
Dini Sera AfriantiRonald TannurEdward Tannur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved