Berita Viral
Penyebab Rekaman CCTV Kasus Siswi SD Dicolok Teman Tidak Ditemukan, Ternyata Bukan Karena Dihapus
Terungkap penyebab rekaman CCTV kasus siswi SD berinisial SAH di Gresik yang buta karena dicolok kakak kelas tidak ditemukan, bukan karena dihapus.
Editor: jonisetiawan
TRIBUNTRENDS.COM - Seorang siswi berinisial SAH (8) kelas 2 di SDN 236 Gresik, Jawa Timur, mengalami kebutaan usai matanya dicolok kakak kelasnya menggunakan tusukan bakso.
Polisi yang melakukan penyelidikan tidak menemukan Digital Video Recorder (DVR) CCTV saat kejadian.
Polisi mengatakan, dari rekaman CCTV yang diperiksa, tidak ditemukan momen saat kejadian pada (7/8/2023) lalu.
Rekaman tersebut hanya memuat kegiatan 12 hari terakhir.
Hal ini kemudian menjadi tanda tanya besar, apakah rekaman CCTV tersebut memang tidak terekam saat kejadian berlangsung atau ada seseorang yang sengaja menghapusnya.
Baca juga: KASUS Mata Siswi SD Dicolok Tusuk Bakso, Polisi Klaim Kantongi Rekaman CCTV, Dianalisis
Mengenai hal itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengungkap fakta baru.
Ternyata rekaman CCTV tidak dihapus, melaikan CCTV di lokasi tidak merekam aktivitas dugaan perundungan siswi SD berinisial SAH.
Hal itu diketahui setelah tim Laboratorium Forensik Polda Jatim melakukan analisis terhadap Digital Video Recorder (DVR) rekaman CCTV yang terdapat di sekolahan korban.
"Hasil dari CCTV yang kami kirim ke Bidlabfor Polda Jawa Timur, CCTV tersebut aktif pada tanggal 1 Juni 2023.
Setelah itu, dekoder CCTV tersebut dalam kondisi mati, sehingga tidak merekam aktivitas," ujar Adhitya, saat rilis di kantor Polres Gresik, Kamis (21/9/2023).
Baru pada 18 Agustus 2023, jelas Adhitya, CCTV yang ada di Sekolah Dasar (SD) tempat korban belajar menuntut ilmu kembali dinyalakan.
Sehingga dalam rentang waktu tersebut, tidak ada aktivitas yang direkam dan tersimpan dalam DVR dari enam kamera CCTV yang ada di sekolah.
"Sehingga dalam kurun waktu 1 Juni 2023 sampai 18 Agustus 2023, DVR itu tidak merekam situasi atau kejadian yang ada di lingkungan sekolah," ucap Adhitya.
Adhitya menambahkan, kondisi tersebut sekaligus mematahkan asumsi terdapat rekaman dalam DVR ada yang dihapus.
"Ini dikuatkan dengan data log file yang ada di DVR tersebut, memang tidak ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Terungkap-penyebab-rekaman-CCTV-kasus-siswi-SD-tidak-ditemukan.jpg)