Breaking News:

Berita Viral

Menganggap Dirinya Anjing, Ratusan Orang Ini Menggonggong di Pusat Kota, Warga Murka: Suntik Rabies!

Sekelompok manusia yang menganggap dirinya anjing berkomunikasi dengan cara menggonggong, aksinya itu bikin warga sekitar murka.

Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
Kolase Tribun Trends/NewYorkPost
Sekelompok orang yang menganggap dirinya anjing berkumpul di stasiun kereta api Berlin Potsamer Platz di Jerman. 

TRIBUNTRENDS.COM - Sekelompok manusia yang menganggap dirinya anjing telah membuat warga Berlin, Jerman murka.

Para warga dibuat tidak nyaman dengan keberadaan kelompok tersebut.

Sebab saat mereka berkumpul, kelompok yang menganggap dirinya anjing itu selalu membuat kebisingan.

Bahkan para warga pun kompak meminta dokter hewan untuk turun ke jalan dan menemui mereka.

Selain itu, warga juga meminta dokter hewan untuk memberikan suntik rabies pada kelompok tersebut.

Baca juga: Pasangkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing, Pria di Bengkalis Jadi Tersangka: Ancaman 5 Tahun Bui

Kawanan menganggap dirinya anjing berkumpul di stasiun Berlin Potsamer Platz di Jerman.
Kawanan yang menganggap dirinya anjing berkumpul di stasiun kereta api Berlin Potsamer Platz di Jerman.

Dilansir TribunTrends.com dari NewYorkPost, diperkirakan ada 1.000 orang yang lebih suka dikenali sebagai anjing.

Mereka mengadakan pertemuan di stasiun kereta api Berlin Potsamer Platz di Jerman.

Sementara itu di bagian kepalanya, kelompok itu juga memakai topeng yang menyerupai anjing.

Cara mereka berkomunikasi pun tergolong unik, sebab mereka hanya melolong atau menggonggong satu sama lain.

Warga yang lewat pun dibuat bingung.

Sebab kelompok itu hanya menggonggong sehingga orang di sekitar jadi tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh kelompok tersebut.

Hingga pada akhirnya aksi para kelompok yang menganggap sebagai anjing itu viral di media sosial.

Secara online, para warganet mencemooh orang-orang tersebut.

Beberapa di antara mereka menawarkan untuk menguji naluri anjing kelompok tersebut.

"Tinggalkan saja mereka di tundra Siberia dan biarkan mereka bertahan hidup dengan naluri anjing mereka." ujar salah satu warganet.

"Saya tidak melihat ada orang yang mencium ekor orang lain." sambung warganet lain.

"Hubungi dokter hewan dan beri mereka dosis rabies." imbuh yang lain.

"Bisakah Anda bayangkan ketika mereka semua harus buang air besar?" komentar yang lain.

"Tetapi jika mereka mengidentifikasi sebagai anjing, mengapa mereka memakai topeng?" timpal warganet lain.

Baca juga: Ini Mimpiku Pria Jepang Habiskan Rp213 Juta untuk Jadi Seekor Anjing, Tak Malu Muncul di Keramaian

Tak hanya itu, beberapa waktu lalu, publik juga dihebohkan dengan aksi pria asal Jepang.

Sebab, pria ini rela menghabiskan uang sebesar Rp 213 juta untuk menjadi seekor anjing.

Pria ini diketahui bernama Toco.

Dia memesan kostum khusus anjing jenis collie untuk memenuhi ambisi menjadi hewan favoritnya itu.

Kendati demikian, Toco mengaku menyembunyikan identitas sebagai anjing lantaran khawatir teman-temannya menganggap aneh.

Sebagai gantinya, dia selalu mengenakan setelan mahalnya saat menghadiri acara-acara tertentu, tanpa perlu membuka jati diri.

Baca juga: SETIANYA Anjing Ini, Tunggu Pasangannya yang Hilang, Tak Peduli Panas dan Hujan, Endingnya Haru

Toco, pria di Jepang yang memakai kostum anjing Collie untuk pertama kalinya berjalan-jalan di ruang publik
Toco, pria di Jepang yang memakai kostum anjing Collie untuk pertama kalinya berjalan-jalan di ruang publik (YouTube Toco/I want to be an animal)

"Saya tidak ingin hobi saya diketahui, terutama oleh orang-orang yang bekerja dengan saya," kata dia.

Lebih dari setahun kemudian, sosok Toco kembali menuai perhatian berkat keberanian berjalan di tengah umum untuk pertama kalinya.

Melalui kanal YouTube I want to be an animal, Toco menceritakan pengalaman menyusuri jalanan sebagai "seekor anjing".

Kala itu, dia menjalani syuting dan wawancara bersama RTL, sebuah stasiun televisi Jerman.

Tampak dalam video, Toco yang sudah "berubah" menjadi anjing berukuran besar tengah bermain-main di halaman, berguling-guling, serta bermain lempar tangkap bersama orang-orang.

Beberapa anjing asli pun terlihat senang menghabiskan waktu dengan sosok Toco di balik kostum anjing collie raksasa.

Penampilan pria di Jepang yang mengubah dirinya berpenampilan seperti anjing.
Penampilan pria di Jepang yang mengubah dirinya berpenampilan seperti anjing. (YouTube)

Dikutip dari New York Post, Jumat (28/7/2023), Toco berjalan dengan tali kekang yang diikat di sekitar perut.

Meski tidak memperlihatkan wajah aslinya, dia mengaku tetap merasa gugup dan takut saat keluar untuk menyapa orang-orang.

Menurutnya, bertransformasi menjadi seekor anjing merupakan salah satu impian masa kecil yang akhirnya tercapai.

"Apakah kamu ingat mimpimu sejak kecil? Kamu ingin menjadi pahlawan atau penyihir. Saya ingat menulis di buku kelulusan sekolah dasar bahwa saya ingin menjadi seekor anjing dan berjalan keluar," terang Toco.

Toco mengungkapkan, dia bermimpi menjadi binatang sejak masih kecil. Bertahun-tahun berlalu, impian itu masih hinggap seolah meminta untuk diwujudkan.

"Ketika saya memenuhi mimpi itu, beginilah hasilnya," kata dia.

Baca juga: Nena Ghoib Tim Staf Khusus Presiden yang Gelar Pernikahan Anjing Minta Maaf ke Pegiat Budaya Jawa

Anjing selalu menjadi favorit Toco

Pemilihan anjing jenis collie sendiri lantaran memiliki ukuran rata-rata yang cukup besar, sehingga tidak terlalu aneh jika kostumnya digunakan manusia.

"Saya memesan collie karena terlihat nyata ketika saya memakainya, sesuai selera dari kostum saya," tutur Toco.

Zeppet, perusahaan Jepang yang memproduksi kostum Toco mengatakan, perlu waktu 40 hari untuk membuat setelan anjing collie.

Dilansir dari laman news.com.au, Minggu (30/7/2023), juru bicara perusahaan menjelaskan, Toco memesan kostum anjing collie super realistis yang memungkinkan manusia berjalan dengan empat kaki.

Menurut Toco, hewan berkaki empat terutama anjing selalu menjadi favoritnya, lantaran tampak lucu.

Kendati senang, Toco mengaku tidak dapat menggerakkan anggota tubuhnya dengan bebas.

"Ada batasan, tetapi kamu bisa menggerakkannya.

Namun, jika terlalu banyak menggerakkannya, itu tidak akan terlihat seperti anjing," tandasnya.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

Tags:
anjingBerlinJermanrabiesberita viral hari ini
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved