Berita Viral
PERCAKAPAN Terakhir Mahasiswa di Lubuklinggau sebelum Tewas, Sleep Call dengan Pacar di Luar Negeri
Mahasiswa yang ditemukan tewas dengan luka tusuk di Lubuklinggau sempat sleep call dengan pacar di luar negeri. Apa yang dibicarakan?
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - TERUNGKAP percakapan terakhir mahasiswa di Lubuklinggau yang ditemukan tewas dengan luka tusuk.
Ternyata mahasiswa tersebut sempat sleep call melalui video call dengan pacar yang berada di luar negeri.
Bagaimana kabar lengkapnya?
Frengki Saputra sebelum ditemukan tewas sempat video call dengan sang pacar bernama Wiwin Fauziah.
Frengki ditemukan tewas di kamar kosnya dengan kondisi mengenaskan luka tusuk di tubuh korban.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di di Jalan Sejahtera RT 02 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I dengan luka tusuk di dada dan leher, Jumat (8/9/2023) pagi.
Baca juga: Fakta Mahasiswa Wisuda Sendirian karena Kesiangan, Dimarahi Orangtua yang Menunggu, Dikerjain Dosen
Frengki merupakan warga Desa Sukamaju Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas (Mura).
Wiwin mengaku terkejut dengan kabar kematian sang kekasih.
Komunikasinya terakhir keduanya beberapa hari lalu melalui video call, sebelum nomor handphone Frengki tak aktif lagi.
"Posisi saya di luar negeri, komunikasi terakhir saya VC dengan dia sebelum tidur,
besok-besok saya hubungi tak aktif lagi," kata dia.
Selama ini saat kedua sleep call, Frengki kerap bercerita kepada Wiwin kesibukannya akhir -akhir ini membantu temannya berjualan seblak.
"Memang pernah cerita kalau sekarang bantu temannya jualan seblak,
tapi sekarang sedang tahap beres-beres karena mau pindahan jualan di foodcourt," ujarnya.
Baca juga: SOSOK Rivaldo, Mahasiswa Viral Gegara Wisuda Sendirian, Penyebab Datang Terlambat Terungkap
Wiwik mengaku selama komunikasi dengan Frengki tidak ada hal-hal yang mencurigakan, atau pernah cerita kalau Frengki ribut dengan siapa pun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Suasana-rumah-duka-Frengki-di-Desa-Suka-Maju-Kabupaten-Musi-Rawas-Lubuklinggau.jpg)