Breaking News:

Berita Viral

SOSOK Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur Dimutasi Jadi Sekretaris Damkar, Imbas Sindir Nasgor Wali Kota?

Viral Camat Gajahmungkur dimutasi menjadi sekretaris Damkar oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, diduga imbas konten soal nasi goreng

Instagram @adebhakti
Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur yang dimutasi menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. 

TRIBUNTRENDS.COM - Sosok Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur yang dimutasi menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Hal tersebut menuai kontroversi terutama di media sosial.

Netter menduga mutasi disebabkan konten Ade Bhakti yang dinilai menyindir program Nasi Goreng Mbak Ita.

Mutasi Camat Gajah Mungkur, Kota Semarang Ade Bhakti menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar Kota Semarang menjadi perdebatan di media sosial (medsos).

Banyak netizen yang berpendapat jika mutasi tersebut disebabkan karena konten Ade Bhakti di media sosial miliknya yang membahas soal nasi goreng.

Hal itu dinilai menyindir program "Nasi Goreng Mbak Ita".

Baca juga: Dipecat! Nasib 3 Polisi Nakal di Magelang, Sempat Dikirim ke Pondok Pesantren, Tak Kunjung Tobat

Ade Bhakti dimutasi menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar
Ade Bhakti dimutasi menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar (Instagram @adebhakti)

Namun, bagaimana rekam jejak Ade Bhakti selama menjabat sebagai Camat Gajahmungkur?

Ade Bhakti menjelaskan, selama menjabat sebagai Camat Gajahmungkur, dia memiliki prestasi yang membanggakan untuk Kota Semarang.

Salah satunya peringkat pertama evaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Evaluasi kinerja OPD dilakukan setiap triwulan atau tiga bulan sekali yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

"Alhamdulillah, saya di bulan Juni, nilainya bagus. Triwulan pertama 2023 ini, kemudian triwulan kedua dari 51 OPD, kita peringkat lima.

Tapi kalau dibandingkan dengan 16 kecamatan lain, kami di peringkat pertama," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (2/8/2023).

Selain prestasi mendapatkan peringkat pertama hasil evaluasi KemenpanRB, Ade Bhakti juga dianggap berhasil dalam penanganan stunting di wilayah Gajahmungkur.

"Kalau bicara masalah stunting jumlahnya, kami pun juga nggak banyak-banyak amat.

Kami peringkat ketiga atau keempat, paling sedikit," paparnya.

Baca juga: Viral Chat Mesra ASN Wanita Sudah Bersuami dengan Camat di Pati Dibongkar Anak Sendiri, Ini Isinya

Dia menjelaskan, angka stunting di Gajahmungkur awalnya berjumlah 60 kasus.

Saat ini kasus stunting sudah jauh berkurang tinggal 26 kasus sampai saat ini.

"Kemarin jumlahnya 60-an dievaluasi tinggal 30-an atau bahkan 26," imbuh Ade Bhakti.

Hal itu membuktikan, lanju dia, OPD di Gajahmungkur benar-benar melaksanakan program Pemerintah Kota Semarang dengan baik dan sesuai dengan arahan.

"Kita selalu laksanakan dengan baik," kata dia.

Selama menjabat sebagai Camat Gajahmungkur, Ade Bhakti mengaku belum pernah sekalipun menerima perintah secara langsung dari Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

"Sampai sekarang belum pernah. Boleh dilihat di WA (Whatsapp) saya," bebernya.

Hal itulah yang membedakan antara Wali Kota Semarang saat dipimpin Hendrar Prihadi (Hendi), dan dipimpin oleh Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita).

Saat dipimpin Hendi, dia mengaku sering mendapatkan perintah melalui telepon secara langsung.

Hal itu membuat koordinasinya dengan Wali Kota Semarang saat masih dijabat Hendi lebih intens.

Baca juga: SOSOK M Imran, Camat Kemuning Palembang Kaya Raya, Harta Rp 1 M, Hidup Mewah, Pamer Keliling Dunia

Eks Camat Gajah Mungkur, Kota Semarang Ade Bhakti
Eks Camat Gajah Mungkur, Kota Semarang Ade Bhakti (Kompas.com/Dafi Yusuf)

"Jadi saya kalau transisi dulu zaman Pak Hendi. Tidak membandingkan tapi kalau dulu, ada apa-apa telepon.

Mungkin cara koordinasinya beda. Sekarang lewat grup WhatsApp, mungkin," ujar dia.

Seperti diketahui, mutasi Camat Gajah Mungkur, Kota Semarang Ade Bhakti menjadi sekretaris pemadam kebakaran atau Damkar Kota Semarang viral di media sosial (medsos).

Banyak yang berkomentar jika mutasi camat yang aktif di media sosial itu gara-gara membuat postingan soal nasi goreng di akun instagramnya @adebhakti.

Dalam akun pribadinya, Ade Bhakti juga memposting gambar screenshot potongan berita yang berjudul "Usai Sindir Nasi Goreng Ala Mbak Ita, Camat Gajahmungkur Dicopot".

"STNK : Siap Tok No Kulo...!!! (Siap Saja Dong Saya)," kata dia dalam postingannya.

Saat ini sudah ada ribuan komentar yang membanjiri kolom komentarnya.

Banyak warganet yang menyesalkan mutasi tersebut.

"Wah ngisin2 i..mosok goro2 sego goreng wong sing berprestasi ngene disenggol ie...," kata akun @gabrielamahardini dalam kolom komentar postingan tersebut.

VIRAL Dewi Centong, Camat Payakumbuh Dipecat karena Konten Ala Citayam Fashion Week: Impianku Hancur

Dewi Centong alias Dewi Novita SSTP MSi kini dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh Timur.

Sebelumnya, Dewi Centong dikritik MUI lantaran mengunggah video ala Citayam Fashion Week.

Gara-gara video tersebut, Dewi Centong dilaporkan MUI Payakumbuh ke Wali Kota, hal itu berimbas dirinya dipecat dari jabatannya sebagai Camat.

Berikut kutipannya dikutip dari akun Tiktok miliknya @dewi.centong.

"Aku seorang camat di kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja,

tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minang Kabau kemudian di komenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh" 

Dewi centong pernah terpilih menjadi Camat terbaik Se-Kota Payakumbuh.
Dewi centong pernah terpilih menjadi Camat terbaik Se-Kota Payakumbuh. (Tribunsumsel)

"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka itu hadir karir yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara2 komen MUI yang sangat tidak objektif.

Dengan melaporkan aku ke walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi camat di Payakumbuh Timur terimakasih MUI kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku" sambungnya.

"Tapi yang anehnya daerah lain di Sumatera Barat yang membuat video seperti ini tidak dikomen sama sekali apakah ini salah satu cara untuk menghancurkanku sehingga semua impianku hancur lebur dalam sekejap mata.

Sekali lagi ucapan ribuan terimakasih kepada MUI Kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat atas komen yang sangat tidak berdasar sehingga menghancurkan impianku dan 2 orang anakku"

Ungkapnya curahan hati Dewi Centong.

Sementara komentar MUI Payakumbuh yang berhasil dicapture Lambe Turah menyinggung ketidakpantasan Dewi Centong berlenggak lenggok ala Citayam Fashion Week.

Bahkan ada kutipan Murahan isi komentar dari MUI Payakumbuh tersebut.

Bahkan ada kutipan Murahan isi komentar dari MUI Payakumbuh tersebut.
Bahkan ada kutipan Murahan isi komentar dari MUI Payakumbuh tersebut. (ist)

Sosok Dewi Centong

Dewi Centong ini lulusan STPDN angkatan XI.

Dewi Centong merupakan ibu dua orang anak

INSTAGRAM DEWI CENTONG

Dewi centong pernah terpilih menjadi Camat terbaik Se-Kota Payakumbuh.

Ia akan mewakili Kota Payakumbuh untuk ikut pemilihan kompetensi pada tingkat Provinsi Sumatera Barat pada bulan Agustus 2022.

Dewi centong yang sebelumnya merupakan Camat Lamposi Tigo Nagori (2021) dalam perjalanan karir yang cemerlang di Pemerintahan Kota Payakumbuh.

Perjalanan karir Dewi Centong dimulai dari tahun 2003, setelah tamat STPDN (Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Dalam Negeri)

Dewi diterima menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk mengisi jabatan kasi pembangunan di Kelurahan Nunang Daya Bangun.

Selain berkiprah di kecamatan, Dewi Centong juga sempat menjadi ASN di Disnakerperin, Disparpora, Disnaker (Kabid), Dinas Arsip (Sekretaris), Kabag Umum Sekretariat DPRD Payakumbuh, hingga akhirnya menjadi Camat.

(Kompas.com/Muchamad Dafi Yusuf)(TribunSumsel.com)

Diolah dari artikel Kompas.com dan TribunSumsel.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari iniAde BhaktiHevearita Gunaryanti RahayuCamatdamkarGajahmungkurSemarang
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved