Breaking News:

Berita Viral

MESKI Sudah Ditikam, Gadis Muda Bucin Tetap Ingin Dinikahi Pacar, Tunggu Sampai Bebas 'Dia Khilaf'

Meski menjadi korban penganiayaan, namun gadis muda bernama Eka ini ngotot ingin dinikahi oleh pacarnya yakni AN (20).

Tayang:
Tangkapan layar di TikTok
Kepalang Bucin, Gadis Muda Ngotot Ingin Dinikahi Pacar usai Ditikam Pakai Pisau: Dia Cuma Khilaf 

"Bareng sih," kata Prada DR.

Sementara itu, Kapolsek Medan Satria Kompol Aqsha mengatakan, Prada DR membunuh ayah kandungnya pada Kamis (29/6/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Telah terjadi tindak pidana dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain pembunuhan yang telah terjadi pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2023 sekira 6.00 pagi," kata Aqsha, Jumat (30/6/2023).

Kronologi pembunuhan, saat itu Widodo Cahya Putra kala itu sedang tidur.

"Awalnya pelapor dan saksi dua, yakni anak perempuan, serta korban sedang beristirahat atau tidur di kamar," tutur Kompol Nur Aqsha Ferdianto.

Tiba-tiba, pelaku menghampiri korban dan langsung menghunjamkan pisau sangkur ke tubuh korban sebanyak lima kali.

"Kemudian datang pelaku untuk langsung segera menusuk korban," ujar Aqsha.

Berdasarkan hasil otopsi, ditemukan lima tusukan di tubuh korban, yakni di bagian dada, punggung, lengan, belakang kepala, dan leher belakang.

Aqsha mengatakan, korban meninggal dunia karena kehabisan darah.

"Karena (lima tusukan) itu, korban kehabisan darah sehingga menyebabkan meninggal dunia," kata Aqsha.

Baca juga: TANGAN Terikat, Pasutri Pengusaha Kolam Renang di Tulungagung Tewas, Diduga Dibunuh Ada Luka

Dipicu Uang Rp 8 Juta

Alasan Prada DR tega membunuh ayah kandungnya benar-benar membuat geleng kepala.

Pasalnya, hilangnya nyawa sang ayah hanya karena dipicu uang Rp 8 juta.

Aqsha menjelaskan, pelaku sebelumnya meminta uang kepada korban untuk keperluan sehari-hari mengingat statusnya sebagai TNI telah diujung tanduk.

"Motif ataupun modus operandi yang melatarbelakangi pelaku melakukan, yaitu pelaku meminta uang kepada korban namun tidak diberikan sehingga pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban," ucapnya.

Jumlah uang yang diminta pelaku lanjut Aqsha, sekitar Rp8 juta. Duit sebanyak itu tidak diberikan korban sehingga menyulut amarah pelaku.

Dipecat Tidak Hormat

Prada DR saat ini sudah ditahan di Detasemen Polisi Militer Jaya 2 Cijantung.

DR ditangkap oleh pihak TNI bersama Polres Metro Bekasi Kota tak lama setelah pembunuhan terjadi.

"Penanganan ini juga dilakukan secara gabungan antara Denpom Jaya 2 Cijantung dan Polres Metro Bekasi Kota," tutur Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar.

Kapolsek Medan satria Kompol Nur Aqsha di mapolres, Jumat (30/6/2023).
Kapolsek Medan satria Kompol Nur Aqsha di mapolres, Jumat (30/6/2023). (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Selain itu, DR kini sudah diberhentikan dengan tidak hormat dari satuannya karena terbukti melakukan pelanggaran berat.

Polisi masih mendalami dugaan oknum prajurit TNI, Prada DR, mengalami depresi hingga tega membunuh ayah kandung.

"Jadi kalau untuk masalah gangguan jiwa ataupun yang lain-lainnya ini kami belum bisa diberikan karena masih dalam pemeriksaan pendalaman selanjutnya," kata Aqsa. (*)

Diolah dari artikel TribunBogor dan TribunJakarta.com.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 4/4
Tags:
ditikampacarberita viral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved