Breaking News:

Berita Viral

HP Pelaku Mutilasi Mahasiswa di Sleman Diperiksa, Terkuak Chat, Ada Grup WhatsApp dan Facebook

Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dialami mahasiswa di Sleman terus didalami. Polisi kini lakukan pemeriksaan digital forensik pada HP pelaku.

Tayang:
Kolase Tribunnews.com: Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani dan KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Polisi lakukan pemeriksaan digital forensik terhadap HP pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Sleman, Yogyakarta 

"innalilahi wa innailaihi rojiun.. semoga khusnul khotimah ya ka," kata warganet lain.

Baca juga: NGERI! Wanita Seret Koper di Jalanan setelah Mutilasi Guru Les, Kenal Korban Lewat Aplikasi Bimbel

Unggahan terakhir Tri Redho Agustian
Unggahan terakhir Tri Redho Agustian (Instagram @redhotriagustian_)

Dalami Proses Identifikasi

Polisi pun melakukan pengembangan kasus temuan bagian tubuh manusia itu.

Mulanya polisi menemukan potongan tangan diduga korban.

"Total ada lima titik sama kemarin. Mulai dari lokasi awal sama yang kemarin terakhir kami temukan potongan kepala," jelas Dirkrimum.

Meski demikian, pihak kepolisian belum menyampaikan terkait potongan tubuh korban yang dibuang di lokasi mana saja.

Selanjutnya Polisi bersama dokter Forensik RS Bhayangkara Polda DIY melakukan pendalaman berupa proses identifikasi potongan tubuh korban.

Melalui sidik jari korban, Polisi berhasil mengetahui bahwasanya korban seorang laki-laki inisial R asal Pangkal Pinang.

"Dari potongan tubuh itu kami periksa sidik jarinya. Kami olah di RS Bhayangkara, dari hasil ini kami kembangkan berdasarkan informasi masyarakat, hasil digital forensik dan kami akhirnya bisa menemukan pelaku. Hasilnya kami bisa temukan pelaku di Bogor, Jawa Barat," ungkapnya.

Setelah mengumpulkan data dan informasi tersebut, polisi akhirnya meringkus dua pelaku yakni W asal Magelang, Jawa Tengah, serta RD warga yang beralamat sesuai KTP di DKI Jakarta.

"Kedua pelaku diamankan di Jawa Barat, Sabtu (16/7/2023) kemarin," terang Kombes FX Endriadi.

Sementara Wakil Dirkrimum Polda DIY, AKBP Tri Panungko, mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa pembunuhan termutilasi ini supaya bersedia menjadi saksi.

Tri Panungko juga meminta masyarakat yang menemukan potongan tubuh korban yang belum ditemukan pihak kepolisian supaya melapor ke Polda DIY maupun kantor kepolisian terdekat.

"Kami mengimbau seluruh warga DIY, apabila menemukan hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa ini, seperti potongan tubuh lainnya silakan melapor. Kalau ada masyarakat yang mengetahui peristiwa ini, bisa menjadi saksi. Saat ini kami sedang melakukan investigasi, untuk membuat terang peristiwa ini," pungkasnya.

(Kompas.com)(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

Diolah dari artikel Kompas.com dan Bangkapos.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Tags:
berita viral hari inipembunuhanmutilasi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved