Berita Viral
'Jangan Ajari Gue Sabar' Pemuda Curhat Dibully Gegara Ibunya ODGJ, Pilu Dikucilkan di Desa & Sekolah
Seorang pemuda mencurahkan isi hatinya lewat TikTok. Ia curhat sering dibully bahkan dikucilkan di desa dan sekolahnya gegara sang ibu ODGJ.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNTRENDS.COM - Bully atau perundungan memang kerap menimpa seseorang, baik terkait dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Itulah yang dialami seorang pria yang mencurahkan isi hatinya di TikTok berikut ini.
Ia mengaku dibully hingga dikucilkan di desa dan sekolahnya karena memiliki ibu dengan kondisi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Pengakuan seorang pemuda pengguna TikTok @rokhim.xgr (sekarang @davisxrg) membuat publik simpati.
Pasalnya ia mengungkapkan kerap kali menjadi korban bully.
Sedari kecil ia mengaku sudah di bully oleh teman-temannya.
Baca juga: ASTAGA! Siswa SMP di Temanggung Bakar Sekolah, Sakit Hati Dibully Teman dan Kurang Diperhatikan Guru

Tak hanya itu ia juga dikucilkan satu desa lantaran memiliki seorang ibu dengan kondisi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Jangan ngajarin gw sabar, gw di bully dan dikucilkan satu desa dan sekolahan karena ibuku seorang ODGJ," katanya dikutip Senin (10/7/2023).
Beberapa video yang diunggahnya juga menunjukan betapa menderitanya Rokhim.
Di salah video ia mengeluhkan lelah lantaran mendapatkan cobaan seperti itu.
Sehingga banyak warganet yang memberikan dukungan dan semangat untuk dirinya.
"kakk I feel you," ucap fr.
"mungkin kata semangat udah sering kamu denger, tapi kamu bener bener anak yang kuat dan hebat bang," ujar putri asik banget.
"semangatt broo!!!. jangan dengerin kata orang-orang, jaga ibu kmu baik-baik yah!! masa depan kamu udh ditata rapi dengan baik sama Tuhan,semangat!," beber aigooo.
Atas dukungan ini isi kontennya pun jauh lebih positif. Ia mulai menceritakan kesehariannya hingga melakukan interview kerja.
ASTAGA! Siswa SMP di Temanggung Bakar Sekolah, Sakit Hati Dibully Teman dan Kurang Diperhatikan Guru
Warga Desa Nglorog, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah digegerkan dengan aksi pembakaran sekolah yang dilakukan oleh seorang murid.
Murid berinisial R (14) nekat membakar sekolahnya sendiri yakni SMPN 2 Pringsurat karena merasa sakit hati.
R melakukan aksinya itu pada Selasa (27/6/2023) dini hari.
Lantas, apa sebenarnya penyebab R sakit hati sehingga membakar sekolahnya tersebut?
R ternyata sakit hati karena kerap dibully oleh teman-temannya.
Selain itu, R juga merasa sakit hati karena kurang diperhatikan oleh gurunya.
Hal itu dipaparkan oleh Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi dalam pers release pada Rabu (28/6/2023) di Mapolres Temanggung.
Baca juga: ASTAGA Siswa SMP Diculik Guru Saat Pulang Sekolah, Rekaman CCTV Jadi Bukti, Ini Modus Pelaku

"Motif dari pelaku adalah, pelaku merasa sakit hati karena sering dibully oleh teman-temannya.
Termasuk oleh guru siswa ini merasa kurang diperhatikan.
Artinya ini adalah subjektif, subjektif pada perasaan si siswa.
Hal ini dibuktikan pada saat siswa ini mempunyai sebuah karya, kemudian guru yang menilai biasa saja. Maunya dia, punyanya yang terbaik," papar Agus.
Lalu saat R mencalonkan diri sebagai ketua PMR, dirinya tak terpilih.
Hal ini karena teman-temannya menganggap R belum kredibel untuk memimpin.
Hingga akhirnya ia sakit hati dan nekat membakar skeolahnya.
"Rasa sakit hati, akumulasi ini maka dia merencakan untuk membakar skeolah," tambah Agus.
R lalu membuat rencana dan meracik bahan untuk membakar sekolah.
Baca juga: Picu Semangat Belajar Siswa, Guru Bawa Mobil Sport ke Sekolah, Janji Jalan-jalan Kalau Nilai Bagus
Sebelumnya, ia sempat melakukan ujicoba bahan itu di rumah dan berhasil.
Kemudian dia membuat 3 boto bahan untuk membakar sekolahnya.
Awalnya R datang ke sekolahnya pada Selasa (27/6/2023) dini hari.
R lalu menyulut botol berisi bahan racikannya di tiga titik lokasi.
Api pertama kali muncul sekitar pukul 02.00 WIB dan diketahui oleh penjaga sekolah
Penjaga sekolah yang melihat api lalu meminta bantuan warga untuk memadamkan api.
Api baru padam sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat melakukan pemadaman api, warga melihat R yang ada di sekitar sekolah.
Warga pun curiga pada R karena R merupakan warga desa lain.
Secara tak terduga, R mengaku jika dia baru saja membakar sekolah.
Warga lalu membawa R ke Polsek Pringsurat.
R mengaku menyesal, namun wajah remaja ini tak nampak menyesal dan terlihat biasa saja.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Pringsurat, Bejo Pranoto mengatakan jika R adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pringsurat yang tahun ini akan naik ke kelas VIII.
Dalam keseharian, R diketahui sebagai siswa yang sering mencari-cari perhatian guru.
”Saat melakukan kesalahan dan dipanggil oleh guru, dia sering kali berpura-pura muntah atau bahkan kesurupan,” ujar Bejo.
Kini R diancam hukuman separuh dari hukuman dari orang dewasa.
Namun karena masih masih di bawah umur, sehingga belum dilakukan penahanan dan wajib melapor.
Diolah dari artikel TribunJakarta.com dan TribunJateng.com
Profil Bripda MA dan Kasus Lemparan Helm, Kondisi Pelajar SMK 2 Serang Kritis |
![]() |
---|
Kondisi Pelajar SMK di Serang Banten Usai Dilempar Helm oleh Bripda MA, Keluarga Desak Keadilan |
![]() |
---|
Respon Ambigu DJ Panda setelah Kemunculan Sintya Cilla, Kepala Nunduk, Bikin Publik Bertanya-tanya |
![]() |
---|
Kontroversi DJ Panda, Benarkah Pernah Hamili Dua Wanita Lain Selain Erika Carlina? |
![]() |
---|
Sintya Cilla Fans DJ Panda Nekat Datangi Denny Sumargo, Rela Dihujat: 'Demi Anak Aku' |
![]() |
---|