Breaking News:

Berita Viral

Tutup Jalan Pakai Tembok, Pria Ponorogo Kabarnya Bersedia Bongkar, Lurah: Mudah-mudahan Warga Sadar

Pria Ponorogo yang tutup jalan pakai tembok dikabarkan bersedia membongkarnya, lurah beri syarat ini ke warga.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Surya
Pria Ponorogo yang tutup jalan pakai tembok dikabarkan bersedia membongkarnya, lurah beri syarat ini ke warga. 

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pria asal Ponorogo bernama Bagus Rubyanto viral setelah menutup akses jalan di depan rumahnya.

Ia menutup akses jalan dengan menemboknya.

Setelah sempat menutup jalan dengan tembok, Bagus Rubyanto dikabarkan bersedia membongkarnya.

Bagus disebut mau untuk membongkar tembok yang selama ini menutup jalan bagi 13 KK yang bertempat tinggal di sepanjang jalan tersebut.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi warga agar niat Bagus membongkar tembok dapat terealisasi.

Seperti diketahui, menurut pengakuan Bagus, dirinya tega menutup jalan tersebut lantaran merasa dikucilkan oleh warga.

Lurah Bangunsari, Andrea Perdana pun membeberkan syarat tersebut yaitu warga yang melintasi jalan harus memberikan timbal balik kepada Bagus.

Baca juga: Warga di Ponorogo Tembok Akses Jalan, 3 Tahun Dikucilkan Tetangga: Setiap Lewat Depan Rumah Meludah

Jalan di Ponorogo, Jawa Timur ditembok
Jalan di Ponorogo, Jawa Timur ditembok (Kompas TV)

Sebelumnya, terungkap bahwa jalan yang sering dilewati oleh warga itu adalah hibah dari keluarga Bagus.

Adapun timbal balik yang dimaksud, salah satunya adalah adanya sopan santun dari warga.

"Bisa saat melintas menyapa monggo, misalnya begitu. Itu yang mungkin hilang. Mungkin tidak terjadi sebegitu," kata Andrea dikutip dari Tribun Jatim.

Andrea pun menilai penembokan yang dilakukan Bagus bisa menjadi pembelajaran bagi warga sekitar.

"Ya saya sebut pak sabar ya, intinya nglendeh (sabar). Penembokan ini merupakan contoh pembelajaran," tuturnya.

Andrea menganggap permasalahan ini bisa selesai tergantung dari sikap para warga kepada Bagus.

Sehingga, jika tembok dibongkar secara paksa, maka permasalahan yang ada pun dianggapnya tidak akan selesai.

"Jika tembok dibuka dengan paksa ya susah. Kalau dengan hati. Ndak mungkin kan ingin bermusuhan selamanya. Mudah-mudahan segera sadar," jelasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
Ponorogoviraltembok
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved