LPSK Harap Keterangan Bharada E Konsisten, Motif Pembunuhan Brigadir J Terungkap: Terus Dampingi
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban telah menerima keterangan tentang motif pembunuhan Brigadir J dari Bharada E
Editor: Nafis Abdulhakim
"Itu memiliki satu rangkaian peristiwa yang juga penting gitu ya," papar dia.
Setelah diduga terjadi pelecehan seksual pada 7 Juli, rangkaian peristiwa dilanjutkan dengan ancaman pembunuhan yang dilakukan Kuat Maruf.
Kuat Maruf diketahui mengancam akan membunuh Brigadir J karena melakukan hal yang merendahkan martabat Putri.
"Ancaman itu sejak awal kami temukan ancaman (Brigadir J) akan dibunuh tanggal 7 malam, terus pulang tanggal 8, lalu meninggal (terjadi pembunuhan)," imbuh Anam.
Atas dasar fakta yang ditemukan itu lah Komnas HAM kemudian menyimpulkan kuat terjadi dugaan pelecehan seksual yang diterima oleh Putri Candrawathi.
Namun, pelecehan seksual tersebut tidak terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo seperti laporan polisi yang dibuat Putri, melainkan terjadi di Magelang.
Komnas HAM juga mengungkap Putri mengubah keterangan lokasi kejadian atas suruhan Ferdy Sambo untuk melancarkan skenario pembunuhan Brigadir J.
Atas dugaan kuat terjadi pelecehan seksual itu, Komnas HAM meminta kepolisian untuk melanjutkan penyelidikan. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bharada Eliezer Sudah Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir Yosua, LPSK Berharap Keterangannya Konsisten dan Intisari dengan judul awal Brigadir J Sempat Gendong Putri Candrawathi? Komnas HAM Ungkap Sebuah Kejadian yang Sebabkan Ancaman Pembunuhan hingga Akhirnya Benar-benar Kejadian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/bharada-e-usai-dimintai-keterangan-di-kantor-komnas-ham-jakarta-selasa-2672022.jpg)