Breaking News:

Gara-gara Gajinya Tak Dibayar, Sopir Ini Bunuh Bos Travel, Pelaku Gunakan Palu untuk Habisi Korban

Lantaran gajinya tak dibayarkan, seornag sopir tega habisi nyawa bos travelnya sendiri, hilangkan nyawa atasan pakai palu

Editor: Nafis Abdulhakim
Istimewa/ Polres Garut
AKBP Wirdhanto Hadicaksono beserta jajaran saat menggelar jumpa pers di Polsek Leles, Senin (22/8/2022) terkait penemuan mayat terbungkus selimut dan terlilit kabel. 

TRIBUNTRENDS.COM - Disebabkan gaji yang tak kunjung di bayar, sopir ini melakukan hal nekat.

Ia dengan tega membunuh bosnya sendiri.

Diketahui, bosnya tersebut merupakan pengusaha travel asal Bandung.

Seorang bos travel berinisial SE tewas dibunuh oleh sopirnya sendiri.

Bos travel asal Batununggal, Kota Bandung itu terkapar setelah palu melayang ke wajahnya.

Tak hanya itu, pelaku yang merupakan karyawan korban nekat membunuh pria berusia 40 tahun tersebut lalu membuang jasadnya di Garut.

Saat ini, sang sopir travel berinisial RN (43) sudah berhasil diamankan oleh polisi.

Baca juga: TERBONGKAR setelah 5 Bulan, Suami Tega Bunuh Istri Siri yang sedang Hamil 3 Bulan, Ini Motifnya

Terungkapnya insiden pembunuhan yang menewaskan bos travel itu berawal dari penemuan mayat terbungkus selimut di atas Jembatan Cisumur, Jalan Kampung Mekarpali, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Saat ditemukan ada sejumlah luka ditubuh korban.

Tak hanya itu, leher korban terlilit kabel dan kakinya terikat.

Dilokasi kejadian, polisi tidak menemukan identitas korban.

mayat terbungkus selimut ditemukan di Garut. AKBP Wirdhanto Hadicaksono memantau langsung temuan mayat di wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Sabtu (20/8/2022)
mayat terbungkus selimut ditemukan di Garut. AKBP Wirdhanto Hadicaksono memantau langsung temuan mayat di wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Sabtu (20/8/2022) (Polres Garut)

Namun, setelah dilakukan penyelidikan terungkap jika korban merupakan bos travel berinsial SE asal Kota Bandung.

Belakangan diketahui, jika motif pembunuhan bos travel itu lantaran pelaku sakit hati gajinya tidak diberikan selama 1,5 bulan terakhir.

"Profesi korban ini merupakan seorang pengusaha transportasi di daerah Bandung, motifnya adanya sebuah kekesalan karena gajinya belum dibayarkan," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Selasa (23/8/2022) dilansir TribunnewsBogor.com dari tribun jabar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved