Breaking News:

Apple Turut Bertindak, Kini Stop Penjualan iPhone, iPad, dan Mac di Rusia, Apple Pay Dibatasi

Apple juga turut bertindak merespon perang Rusia dan Ukraina. Perusahaan tersebut dikabarkan menghentikan penjualan iPhone, iPad, dan Mac di Rusia.

Editor: Suli Hanna
Pixabay
Ilustrasi iPhone, kabarnya Apple akan hentikan penjualan produknya di Rusia 

TRIBUNTRENDS.COM - Dampak perang Rusia dan Ukraina merambah ke sektor lain.

Dua negara tersebut merasakan dampak juga di bidang teknologi.

Kali ini adalah mengenaik penjualan produk Apple.

Apple menghentikan penjualan produknya di Rusia untuk sementara waktu, setelah perang Rusia-Ukraina pecah pada Kamis (24/2/2022). 

Hal tersebut disampaikan Apple melalui sebuah pernyataan.

Selain menyetop penjualan produk, Apple juga membatasi akses ke layanan digital seperti Apple Pay serta menghapus aplikasi media milik Pemerintah Rusia.

Baca juga: Nikah Saat Invasi Rusia, Acara Nikah Pasangan Ukraina Ini Diiringi Sirine Serangan Udara: Menakutkan

Baca juga: Bela Tanah Airnya, Para Atlet Ukraina Ini Ikut Berperang Lawan Rusia, Siapa Saja? Ini Daftarnya

Cuitan Tim Cook tentang keprihatinan atas situasi perang
Cuitan Tim Cook tentang keprihatinan atas situasi perang (Tangkapan layar Twitter via Kompas.com)

Artinya, warga Rusia tak akan bisa lagi membeli produk Apple macam iPhone, iPad, hingga Mac secara resmi di negara mereka sendiri.

Adapun dua aplikasi berita milik pemerintah Rusia yang dihapus dari toko aplikasi App Store yaitu Sputnik News dan RT News.

"Minggu lalu, kami menghentikan semua ekspor ke saluran penjualan kami di negara itu (Rusia).

Apple Pay dan layanan lainnya juga telah dibatasi.

RT News dan Sputnik News tidak lagi tersedia untuk diunduh dari App Store di luar Rusia," kata Apple dikutip KompasTekno dari CNN, Rabu (2/3/2022).

Apple menambahkan, pihaknya juga telah menonaktifkan data lalu lintas Apple Maps di Ukraina guna melindungi pengguna di sana.

Berbagai langkah ini dilakukan Apple setelah mereka menerima surat dari Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov yang meminta perusahaan tersebut untuk menyetop penjualan produk dan layanan mereka di Rusia.

Adapun upaya yang dilakukan Apple ini juga sejalan dengan apa yang dikatakan CEO Apple, Tim Cook dalam sebuah unggahan di Twitter melalui handle @tim_cook beberapa pekan lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved