Breaking News:

Twitter Bisa Pajang NFT sebagai Foto Profil, Elon Musk Tanggapi: Fitur Ini Cukup Menganggu

Elon Musk tanggapi fitru pajang NFT sebagai foto profil di Twitter. Menurutnya, fitur tersebut kurang berguna.

Editor: Suli Hanna
businessinsider.com dan tangkapan layar Twitter via kompas.com
Kata Elon Musk soal fitur NFT di Twitter 

TRIBUNTRENDS.COM - NFT sedang jadi hal yang tren baru-baru ini.

Rupanya, Twitter juga memungkinkan penggunanya untuk memakai foto NFT di jejaring sosial tersebut.

Belum lama ini, Twitter meluncurkan sebuah fitur yang memungkinkan pengguna mengganti foto profil mereka dengan gambar berupa aset Non-Fungible Token (NFT) yang mereka miliki.

Meski baru meluncur, pendiri sekaligus CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk langsung menyindir fitur baru Twitter yang hanya tersedia bagi para pengguna yang berlangganan Twitter Blue tersebut.

Baca juga: FB di Urutan Pertama, Twitter Susul di Nomor 2, Ini Daftar 10 Media Sosial yang Jadi Sumber Berita

Baca juga: Bukan Cuma Chat WhatsApp, Kini DM di Twitter Bisa Di-pin, Obrolan Prioritas Tampil di Baris Teratas

Kata Elon Musk soal fitur NFT di Twitter
Kata Elon Musk soal fitur NFT di Twitter (Tangkapan layar Twitter via Kompas.com)

Dalam sejumlah unggahan Twitter melalui handle @elonmusk, dia mengatakan bahwa fitur tersebut tak begitu penting dan berpendapat bahwa Twitter justru harus fokus terhadap hal yang lebih penting untuk kemajuan platformnya.

"Fitur ini cukup menganggu," singkat Elon dalam sebuah utas (thread) Twitter, sembari memuat screenshot terkait pengenalan fitur NFT Profile Pictures di Twitter.

"Twitter menghabiskan tenaga mereka dengan fitur yang tidak penting ini.

Padahal, masih banyak penipu kripto yang ramai-ramai menggunakan spambot untuk 'mengotori' berbagai utas di Twitter," imbuh Elon.

Elon sendiri biasanya merupakan sosok yang aktif di dunia maya dan gemar menyemarakkan hal apapun terkait teknologi blockchain, cryptocurrency, dan lain sebagainya.

Namun, kegeramannya tadi mungkin dipicu oleh banyaknya akun Twitter palsu yang mencoba menyerupai dirinya, atau sosok penting lainnya di dunia, dan mengunggah berbagai unggahan penipuan berkedok giveaway Bitcoin dan hal sejenisnya.

Salah satunya adalah akun Twitter palsu "Elon Musk" yang akhirnya diblokir Twitter pada 2018 lalu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gadgets360, Rabu (26/1/2022).

Sehingga, Elon tampaknya tidak senang dengan tren blockchain berupa fitur NFT yang dihadirkan Twitter kali ini, lantaran mereka tidak fokus memberantas berbagai penipuan tadi.

Baca juga: Tweet Hanya Bisa Dilihat dalam Jumlah Terbatas, Twitter Uji Coba Fitur Baru, Mirip Close Friend IG?

Baca juga: Apa Itu Akun Bot Resmi Twitter? Simak Kegunaan Fiturnya

DM Twitter bisa di-pin
Ilustrasi Twitter (freepik.com)

NFT Profile Pictures

Sebelumnya, Twitter meluncurkan NFT Profile Pictures sekitar pekan lalu kepada sejumlah pengguna iOS di Amerika Serikat (AS), Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved