Berita Viral
Oknum Bripda Polres Rote Ndao Terjaring Skandal Asusila dengan Mahasiswi, Videonya Viral di Telegram
Video asusila yang diduga melibatkan anggota Polres Rote Ndao berinisial Bripda FCL dan seorang mahasiswi berinisial VM viral di Telegram
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Video asusila yang diduga melibatkan anggota Polres Rote Ndao berinisial Bripda FCL dan seorang mahasiswi berinisial VM viral di media sosial
- Bripda FCL telah dipanggil dan diperiksa oleh Propam. Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui keterlibatannya
- Saat ini Bripda FCL sudah ditempatkan di penahanan khusus
TRIBUNTRENDS.COM - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya sebuah video tak pantas yang diduga melibatkan aparat penegak hukum.
Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik, terutama karena sosok yang terlibat disebut berasal dari institusi kepolisian.
Di tengah derasnya arus informasi yang beredar, pihak berwenang pun bergerak cepat untuk menelusuri kebenaran di balik video tersebut.
Baca juga: Berbuat Mesum saat Live TikTok, Kades di Kalsel Akui Perbuatan, Pasrah Diperiksa: Kesalahan Saya
Oknum Polisi dan Mahasiswi Terseret Kasus Viral
Sebuah video asusila yang diduga melibatkan anggota Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.
Anggota polisi yang terlibat dalam video tersebut diketahui berinisial Brigadir Polisi Dua (Bripda) FCL. Sementara perempuan yang menjadi pasangannya berinisial VM, seorang mahasiswi di salah satu universitas di Kota Kupang.
Propam Turun Tangan, Pemeriksaan Dilakukan
Menanggapi viralnya video tersebut, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Rote Ndao langsung mengambil langkah cepat. Bripda FCL dipanggil untuk menjalani pemeriksaan internal guna mengklarifikasi keterlibatannya.
“Kami dari Propam melalui unit Paminal Polres Rote Ndao telah melakukan penyelidikan dan memeriksa Bripda FCL yang dituangkan dalam berita acara interogasi (BAI),” ujar Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polres Rote Ndao, Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Gede Parwata, Rabu (25/3/2026).
Pengakuan dan Dugaan Penyebaran di Telegram
Dari hasil pemeriksaan awal, Bripda FCL mengakui keterlibatannya dalam video yang kini beredar luas tersebut. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video tersebut memang direkam oleh pihak yang terlibat.
Parwata menjelaskan, video tersebut diduga direkam oleh pihak yang terlibat dan kemudian tersebar di salah satu grup Telegram bernama “Brankas Viral Kupang”.
Baca juga: Dua Sejoli Mesum di Taksi Online Ketar-ketir, Diburu Polisi, Driver Sudah Tegur: Gak Bisa Tahan?
Jalani Penahanan Khusus dan Proses Lanjutan
Sebagai tindak lanjut dari kasus ini, Bripda FCL telah ditempatkan di ruang penahanan khusus. Langkah ini diambil untuk mempermudah proses pemeriksaan serta penegakan disiplin internal.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mendalami kasus tersebut. Jika terbukti melanggar, baik dari sisi kode etik maupun hukum, maka tindakan tegas akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.
Komitmen Penegakan Etik dan Hukum
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa setiap anggota aparat penegak hukum terikat pada standar etik yang ketat.
Kepercayaan publik menjadi taruhan utama, sehingga setiap pelanggaran harus ditindak secara transparan dan profesional.
Penyelidikan masih terus berlangsung, sementara masyarakat menunggu kepastian langkah tegas dari institusi terkait dalam menyelesaikan kasus yang telah menjadi sorotan luas ini.
***
(TribunTrends/Kompas)
Sumber: TribunTrends.com
| Bayar Pajak Tanpa KTP Masih Jadi Mimpi Buruk, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Seluruh Samsat |
|
|---|
| Harta Ida Hamidah Kepala Samsat Bandung yang Dicopot Dedi Mulyadi Bocor, Koleksi Properti Mewah |
|
|---|
| Bali Darurat Sampah, Walikota Denpasar Buat Tim Respons Cepat & Larang Warga Bakar Sampah Sendiri |
|
|---|
| Momen Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Kebingungan di Sidang, Tak Bisa Jawab Anggota DPR |
|
|---|
| Menpar Widiyanti Putri Wardhana Tampak Bingung Jelaskan Data, Diminta Sampaikan Ulang dalam 5 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Ilustrasi-video-pria-di-Depok-masturbasi-di-angkot-di-samping-penumpang-wanita.jpg)