Berita Viral
Daftar Negara Diizinkan Lewati Selat Hormuz, Indonesia Belum Termasuk
Iran beri izin terbatas lintasi Selat Hormuz, kapal Indonesia dipastikan belum masuk daftar.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Ketegangan di kawasan Timur Tengah berdampak luas pada jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz. Jalur ini menjadi krusial karena dilalui sebagian besar pengiriman minyak dunia.
Pemerintah Iran sempat mengancam akan menutup selat tersebut, bahkan memperingatkan akan menyerang kapal yang melintas tanpa izin. Ancaman ini langsung memicu lonjakan harga minyak dunia.
Iran Beri Izin Terbatas untuk Beberapa Negara
Meski sempat memanas, Iran akhirnya memberikan izin terbatas kepada sejumlah negara untuk melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini dilakukan melalui proses negosiasi.
Beberapa negara yang disebut telah memperoleh izin antara lain Pakistan, India, dan Turkiye. Kapal dari negara-negara tersebut dilaporkan berhasil melintas dengan aman.
Selain itu, China juga tengah melakukan negosiasi dengan Iran, mengingat ketergantungannya terhadap pasokan energi dari kawasan tersebut. Sementara Perancis dan Italia dikabarkan ikut mengajukan permohonan serupa.
Dampak Besar pada Harga Energi
Ketegangan ini berdampak langsung pada harga minyak mentah dunia. Harga minyak Brent dilaporkan naik signifikan akibat kekhawatiran terganggunya pasokan energi global.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar internasional. Gangguan sekecil apa pun di wilayah ini dapat memicu gejolak ekonomi global.
Karena itu, kebijakan Iran dalam memberikan izin terbatas menjadi perhatian dunia internasional.
Indonesia Belum Masuk Daftar
Di tengah kabar tersebut, sempat beredar informasi bahwa kapal milik Pertamina diizinkan melintasi Selat Hormuz. Namun, kabar ini telah dibantah oleh pihak perusahaan.
Perwakilan PT Pertamina International Shipping menegaskan bahwa tidak ada kapal Indonesia yang mendapatkan izin khusus dari Iran untuk melintas di jalur tersebut.
Saat ini, beberapa kapal Indonesia memang berada di kawasan Timur Tengah, namun posisinya tersebar dan tidak semuanya berada di jalur Selat Hormuz.
Posisi Kapal Indonesia di Timur Tengah
Empat kapal milik Pertamina tercatat berada di wilayah tersebut, yakni Gamsunoro, Pertamina Pride, PIS Rinjani, dan PIS Paragon.
Dua kapal di antaranya dilaporkan telah menjauh dari area konflik, sementara dua lainnya masih berada di kawasan Teluk.
Situasi ini membuat Indonesia belum termasuk dalam daftar negara yang mendapatkan izin melintas dari Iran, sekaligus menunjukkan kehati-hatian dalam menghadapi kondisi geopolitik yang memanas.
Sumber: TribunTrends.com
| Viral Chat Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Tuai Kecaman, Khawatirkan Anak-anaknya di-DO |
|
|---|
| Sosok Penjual Es Campur Viral yang Diperas Oknum Ormas Hingga 30 juta, Trauma dengan Bentakannya |
|
|---|
| Ucapan Ultah dari Prabowo untuk Titiek Soeharto, Buat Video di Tengah Kunjungan Kenegaraan di Eropa |
|
|---|
| Pernikahan Sesama Jenis di Malang Viral, Laporan Baru Pencemaran Nama Baik, Beda Versi Pernikahan |
|
|---|
| Di Tengah Skandal FH UI, Mahasiswa ITB Dituding Lecehkan Wanita Gegara Lagu 'Erika', Kini Minta Maaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/selat-hormuz.jpg)