Berita Viral
Detik-detik Mencekam Mahasiswi UIN Suska Dibacok Pacar di Kampus, Tak Terima Hubungan Diputus!
Pelaku disebut merasa sakit hati karena korban sudan punya pacar baru dan hendak memutuskan hubungan.
Editor: Amir M
Ringkasan Berita:
- Seorang mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Farradhila Ayu Pramesti, dibacok oleh mantan pacarnya, Rehan Mujafar, karena pelaku tak terima diputus akibat korban memiliki pasangan baru.
- Serangan terjadi di ruang ujian akhir kampus menggunakan parang dan kampak, dan berhenti setelah mahasiswa lain menjerit menghentikannya.
- Korban segera dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan dan diserahkan ke polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
TRIBUNTRENDS.COM - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menjadi korban pembacokan oleh pacarnya yang tak terima akan diputus karena korban sudah memiliki pasangan baru.
Pelaku, Rehan Mujafar, datang ke kampus dengan parang dan kampak, lalu menyerang korban di ruang ujian akhir hingga bersimbah darah.
Aksi brutal itu baru berhenti setelah mahasiswa lain berteriak menghentikannya, sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Masalah asmara
Seorang mahasiswi UIN Suska Riau, Farradhila Ayu Pramesti (23), menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026) pagi.
Motif pembacokan diduga berkaitan dengan persoalan asmara.
Pelaku disebut merasa sakit hati karena korban hendak memutuskan hubungan.
“Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak.
Jadi, dia ini diduga ingin membunuh korban, karena korban mau memutuskan hubungan karena korban sudah punya pacar (lain),” ujar Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
Korban dibacok oleh pelaku menggunakan kampak.
Sosok pelaku
Pelaku diketahui bernama Rehan Mujafar (21), mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum.
Pelaku merupakan warga asal Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Sementara itu, korban merupakan mahasiswi asal Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau.
Pelaku datangi korban
Nusirwan menjelaskan, pelaku datang ke kampus dan langsung menuju lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum.
Saat itu, korban sedang duduk sendirian di ruang ujian akhir.
Pelaku sempat menyampaikan perasaan sakit hatinya, lalu langsung membacok tangan kiri dan kepala korban.
Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke luar ruangan dalam kondisi bersimbah darah.
“Pelaku mengejar korban.
Pelaku akhirnya berhenti menganiaya karena banyak mahasiswa meneriaki minta pelaku menghentikan aksinya,” kata Nusirwan.
Korban dibawa ke rumah sakit
Peristiwa pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau.
Dalam rekaman video yang beredar, korban tampak bersimbah darah dengan luka di bagian kepala.
Petugas keamanan kampus segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.
Baca juga: Video “Teh Pucuk” 17 Menit Viral, Disebut Mahasiswi KKN, Kampus Tegaskan Bukan Mahasiswinya
Kondisi korban
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Alfi Syahrin, memastikan kondisi mahasiswi korban pembacokan di ruang seminar kampus kini dalam keadaan stabil.
Saat dikonfirmasi, Alfi mengaku masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendampingi korban yang tengah menjalani perawatan intensif.
“Saat ini korban sedang dilakukan perawatan di ruang IGD dan kondisinya stabil.
Alhamdulillah sudah dilakukan tindakan dan sudah dioperasi di bagian lukanya dan sudah membaik,” ujar Alfi, Kamis (26/2/2026).
Menurut Alfi, pihak kampus masih menunggu informasi lengkap sebelum menyampaikan pernyataan resmi.
“Saya belum dapat informasi yang valid terkait motifnya, kita tunggu saja nanti dari kampus akan ada press rilisnya.
Kami belum bisa kasih keterangan yang lengkap, karena saya masih fokus mengurusi korban di rumah sakit,” tegasnya.
Pelaku ditangkap
Pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan kampus sebelum diserahkan kepada Polsek Bina Widya.
Polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah kampak dan satu bilah parang.
Pihak kampus memastikan akan menyampaikan keterangan resmi setelah seluruh informasi terkumpul, sembari fokus pada pemulihan kondisi korban.
Sementara itu, pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polsek Tampan untuk proses hukum lebih lanjut.
"Dekan dan wakil dekan tadi juga sudah mendatangi kantor polisi guna berkoordinasi terkait penanganan kasus tersebut," katanya.
Artikel dari KOMPAS.COM
Sumber: Kompas.com
| Dirut KAI Bobby Rasyidin Sebut Usulan Pemindahkan Gerbong Wanita Tidak Tepat, 'Kami Tak Membedakan' |
|
|---|
| Eks Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Dokter Kecantikan Bodong, Korban Alami Pendarahan & Infeksi |
|
|---|
| 'Nanti Nggak Balik Lagi?', Percakapan Terakhir Karyawan Kompas TV Korban Kecelakaan KRL, Ingin Cuti |
|
|---|
| Nasib Sopir Taksi Green SM yang Menjadi Permulaan Kecelakaan Beruntun & Masinis, Akan Diperiksa |
|
|---|
| Viral Usai Hina Suku Sunda, Resbob Dijatuhi 2,5 Tahun Penjara, Kerap Beri Keterangan Berbelit-belit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/MAHASISWI-UIN-DIBACOK-Mahasiswi-UIN-Suska-Riau-dibacok-pacar-di-kampus-pada-Kamis-2622026.jpg)