Berita Viral
Dwi Sasetyasningtyas Hadapi Rival Baru, Hotman Paris Ancam Somasi Gegara Tersinggung Ucapannya
Pengacara kondang Hotman Paris ikut bereaksi terhadap penyataan Dwi Sasetyaningtyas soal 'cukup aku jadi WNI, anakku jangan'.
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Hotman Paris ancam somasi Dwi Sasetyaningtyas gegara ucapannya yang dinilai menghina bangsa
- Ia usul ke Presiden Prabowo agar mencabut saja satus WNI yang bersangkutan
TRIBUNTRENDS.COM - Dwi Sasetyaningtyas menghadapi rival baru gegara ucapannya soal status WNI yang memicu polemik.
Pengacara kondang Hotman Paris ikut bereaksi terhadap penyataan Dwi Sasetyaningtyas soal 'cukup aku jadi WNI, anakku jangan'.
Menurut Hotman, pernyataan itu tidak seharusnya keluar dari seorang yang pernah menerima beasiswa LPDP.
Dengan nada marah, Hotman Paris mengingatkan Dwi Sasetyaningtyas tentang asal uang beasiswa yang pernah ia terima.
"Hei, kamu yang teriak-teriak mengatakan tidak mau anaknya WNI sedangkan kamu, menginjak luar negeri adalah uang dari beasiswa negara. Aku somasi kamu. Hei, kembalikan itu beasiswa, atau kamu minta maaf kepada publik," kata Hotman lewat Instagramnya pada Rabu (25/2/2026), dikutip dari Tribun Sumsel.
Hotman Usul Kewarganegaraan Dwi Dicabut
Baca juga: Cinta Laura Buka Suara soal LPDP, Singgung Keadilan untuk Anak Kurang Mampu
Hotman menegaskan, dana LPDP berasal dari pajak masyarakat, termasuk Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Ia mengaku tersinggung sebagai warga pembayar pajak.
"Lu tau enggak uang yang menyekolahkan kamu juga, termasuk uang pajak yang dari gue ini juga ada di situ. Uang pajak rakyat. Dari pajak PPh pajak PPN," katanya.
Hotman bahkan mengusulkan kepada Presiden agar kewarganegaraan Dwi untuk dicabut.
Ia menilai pernyataan tersebut dapat dianggap menghina bangsa di kancah internasional.
"Saya usulkan kepada bapak presiden, cabut warga negaranya. Sekali lagi, cabut warga negaranya. Itu sudah menghina bangsa di dunia internasional. Sekali lagi bapak presiden, cabut kewarganegaraan, itu orang yang mengaku anaknya tidak diperbolehkan jadi WNI, sedangkan dia sendiri terima beasiswa LPDP dari negara," katanya.
Perkara Penerima Beasiswa LPDP
Dwi Sasetyaningtyas memicu polemik di media sosial.
Konten yang menyinggung status kewarganegaraan anaknya itu ramai diperbincangkan karena Dwi merupakan penerima beasiswa negara.
Polemik bermula dari video yang diunggah di Instagram dan Threads miliknya.
Dalam video tersebut, Dwi memperlihatkan surat dari otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anak keduanya yang resmi menjadi British citizen.
Baca juga: Kritik Wamen Stella soal Pemberian LPDP, Nilai Tak Tepat Sasaran, Banyak Dinikmati Orang Kaya
“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu segera viral dan memicu respons keras dari warganet.
Banyak yang menilai narasi tersebut kurang bijak disampaikan oleh seorang awardee LPDP, mengingat beasiswanya dibiayai negara.
Menyadari kegaduhan yang timbul, DS kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
Ia mengakui pernyataannya tidak tepat dan menyinggung banyak pihak.
Namun, permintaan maaf tersebut belum mampu meredakan desakan publik.
Diskusi di media sosial justru bergeser pada tuntutan agar sistem pengawasan alumni LPDP dievaluasi secara menyeluruh, sehingga kasus serupa tidak terulang di masa mendatang. (Tribun Trends/Tribun Jatim)
| SMAN 1 Sambas Sempat Unggah Pernyataan Sikap soal LCC 4 Pilar MPR, Dihapus, Kepsek: Kami Menghormati |
|
|---|
| Anggota MPR Desak LCC 4 Pilar Kalbar Digelar Ulang Akibat Skandal Nilai: Jangan Bunuh Semangat Siswa |
|
|---|
| Polemik LCC MPR, Disdik Kalbar Klaim Speaker Gangguan, Eks Gubernur Sutarmidji: Juri Tidak Kompeten |
|
|---|
| Alyssa Daguise Hanya Minta Dibawakan Makanan Sederhana Ini Saat Dijenguk Teman, Jaga Privasi Bayi |
|
|---|
| Juri Cerdas Cermat yang Komentari Artikulasi Peserta Kini Viral, Rumah Milyaran Miliknya Dikulik |
|
|---|