Breaking News:

Berita Viral

Viral Aksi Heroik Pemuda Redam Cekcok Rasis di TransJakarta, Netizen: Respect buat Abang yang Negor

Keberanian seorang pemuda yang pasang badan melawan ucapan rasis yang terlontar di tengah keributan di TransJakarta, pemuda tersebut tuai pujian.

Editor: Sinta Darmastri
TribunJakarta
RASIS DI TRANSJAKARTA - Keberanian seorang pemuda yang pasang badan melawan ucapan rasis yang terlontar di tengah keributan di TransJakarta, pemuda tersebut tuai pujian. 

Ringkasan Berita:
  • Keberanian seorang pemuda yang pasang badan melawan ucapan rasis yang terlontar di tengah keributan di TransJakarta, pemuda tersebut tuai pujian
  • Suasana di dalam bus seketika mencekam ketika bapak tersebut tampak meledak amarahnya karena merasa tidak terima saat direkam menggunakan ponsel
  • Menurut kesaksiannya, perekaman tersebut hanyalah bentuk perlindungan diri karena sang bapak sudah lebih dulu menyerang dengan ucapan kasar tanpa alasan yang jelas

 

TRIBUNTRENDS.COM - Ruang publik kembali dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang menangkap momen ketegangan antar penumpang di dalam bus TransJakarta. Namun, kali ini sorotan netizen bukan hanya tertuju pada pertikaiannya, melainkan pada keberanian seorang pemuda yang pasang badan melawan ucapan rasis yang terlontar di tengah keributan.

Insiden ini bermula saat seorang pria paruh baya terlibat adu argumen sengit dengan seorang penumpang perempuan. Suasana di dalam bus seketika mencekam ketika bapak tersebut tampak meledak amarahnya karena merasa tidak terima saat direkam menggunakan ponsel.

"Kenapa lu ngerekam, gue pecahin hp lu," gertak bapak tersebut dengan nada tinggi.

Situasi kian memanas saat pria tersebut melontarkan kata-kata yang dinilai sangat tidak pantas dan menyerang sisi rasial. 

"Cina lu ke hotel," ucapnya lagi dalam potongan video yang kini tersebar luas di media sosial.

Baca juga: Tampang 2 Pria Masturbasi di TransJakarta jadi Tersangka, Saling Memuaskan, Cairan Kena Baju Korban

Sosok Penengah yang Menuai Pujian

Di tengah ketegangan yang memuncak, seorang pemuda yang duduk tepat di belakang pria tersebut mendadak menjadi pahlawan bagi para netizen. Dengan nada tenang namun tegas, ia berusaha menengahi dan mengingatkan bahwa rasisme sama sekali tidak memiliki tempat dalam situasi apa pun.

"Bapak enggak boleh ngata-ngatain Cina gitu pak. Rasis itu namanya. Gak boleh," tegurnya dengan berani.

Sikap tenang pemuda inilah yang kemudian mencuri perhatian warganet. Alih-alih hanya menonton, ia memilih bersuara demi kebenaran. Kolom komentar pun dibanjiri apresiasi.

"Salut sama anak muda yang netral, keren kamu nak," tulis akun @techycipet. Akun lain, @andrianccp, juga menambahkan, "Respect buat abang yang negor."

Baca juga: Pria Paruh Baya Diduga Lecehkan Wanita Lagi Tidur, Ngaku Tak Sengaja, Petugas TransJakarta Bereaksi

Fakta di Balik Layar: Mengapa Korban Merekam?

Setelah video tersebut viral, pemuda yang menengahi diketahui melalui akun media sosial @jatiiku memberikan klarifikasi mengenai kronologi sebenarnya. Ia merasa perlu bicara karena banyak pihak yang justru menyalahkan korban (si perempuan) karena dianggap memulai dengan merekam video.

Menurut kesaksiannya, perekaman tersebut hanyalah bentuk perlindungan diri karena sang bapak sudah lebih dulu menyerang dengan ucapan kasar tanpa alasan yang jelas.

"Sejujurnya gue gedeg karena orang-orang pada nyalahin korban karena ngevideoin duluan. Just in case kalian mau tahu kenapa si mbanya ngerekam duluan, nih baca," tulisnya.

Ia menjelaskan bahwa sebelum video dimulai, korban dan rekannya hanya sedang berbincang biasa, namun tiba-tiba mendapatkan serangan verbal yang rasis.

"@warm.snow.flake intinya ni orang out of nowhere bilang ke mbaknya 'Woi Cina ke hotel sana.' Padahal mbanya sama pacarnya cuma ngobrol biasa??? Kalaupun lets say mereka bertindak asusila, enggak perlu manggil dengan kata Cina juga coy. Udah ini kaga ngapa-ngapain merekanya, tiba-tiba bilang Cina? Kan kesel dengernya," tegas @jatiiku.

Melalui kejadian ini, publik kembali diingatkan bahwa apa pun pemicunya, penggunaan identitas suku atau ras sebagai bahan hinaan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan patut dilawan dengan cara yang bijak.

(TribunTrends.com/Diolah dari artikel di TribunJakarta.com)

Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook

Tags:
TransJakartaChinarasis
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved