Breaking News:

Berita Viral

Anak Satpam, Agus Tembus S2–S3 di Australia Gratis, Kuncinya Bukan IELTS

Berasal dari keluarga sederhana, Agus Sufyan sukses kuliah S2 hingga S3 di Australia tanpa biaya lewat beasiswa.

Tayang:

TRIBUNTRENDS.COM - Latar belakang keluarga sederhana tidak menjadi penghalang bagi Agus Sufyan untuk meraih pendidikan tertinggi hingga jenjang doktoral. Putra seorang satpam di salah satu kampus di Tangerang Selatan itu berhasil menyelesaikan studi S2 dan melanjutkan S3 di Australia tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.

Perjalanan akademik Agus membawanya dari Indonesia hingga ke University of Queensland, salah satu kampus ternama di Negeri Kanguru. Keberhasilannya tak lepas dari dukungan beasiswa LPDP serta kerja keras yang ia bangun sejak masa kuliah sarjana.

Agus mengawali studi S1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak awal, kondisi ekonomi keluarga membuatnya terbiasa hidup mandiri. Ayahnya hanya mampu membayar biaya kuliah pada semester pertama. Selebihnya, Agus harus berjuang mencari beasiswa dan pekerjaan sampingan demi bertahan.

“Waktu masuk S1, bapak saya hanya bayar UKT semester pertama. Setelah itu saya harus cari jalan sendiri,” kenangnya.

Baca juga: Profil Kapolres Sleman Edy Setyanto, Dinonaktifkan Gara-gara Kasus Hogi Minaya, Bergelar S2 Hukum!

Upaya tersebut berbuah hasil. Sejak semester dua, Agus memperoleh beasiswa yang meringankan beban orang tua. Selain itu, ia juga bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pengalaman ini membentuk mental tangguh yang kelak sangat berguna saat ia menempuh studi ke luar negeri.

Titik balik datang di akhir masa S1 ketika Agus terpilih mengikuti program Pembibitan Dosen di kampusnya. Program ini menjadi pintu masuknya ke dunia akademik global. Menariknya, Agus mengaku saat itu belum terlalu mengenal IELTS, padahal ia berasal dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Saya justru baru kenal IELTS saat ikut program itu. Sebelumnya kami lebih familiar dengan TOEFL,” ujarnya sambil tertawa.

Baca juga: Mau Kuliah S1-S3 di Luar Negeri? Bisa Lewat 17 Beasiswa Ini, IELTS Tak Jadi Syarat Wajib

Dorongan dari lingkungan akademik dan rekan-rekan yang lebih dulu lolos beasiswa LPDP membuat Agus semakin percaya diri. Ia mendaftar program magister dengan bekal Letter of Acceptance (LoA) dari University of Queensland, sebuah langkah strategis yang memperkuat peluangnya diterima LPDP.

Pada Desember 2016, Agus resmi menjadi awardee LPDP untuk jenjang S2. Setelah menyelesaikan studi magister, ia kembali dipercaya melanjutkan pendidikan doktoral melalui beasiswa BIB-LPDP di kampus yang sama.

Kisah Agus menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah batasan mutlak. Dengan ketekunan, strategi, dan keberanian mencoba, mimpi menempuh pendidikan hingga S3 di luar negeri tetap bisa diraih.

Tribun Jatim | Ignatia | TribunTrends.com | Afif Muhammad

Tags:
satpamAgusAustralia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved