Breaking News:

Berita Viral

Punya 100 Anak Lebih, CEO Telegram Pavel Durov Janjikan Warisan untuk Anak Hasil Donor Spermanya

CEO aplikasi pesan Telegram, Pavel Durov, menawarkan biaya bayi tabung untuk wanita yang mau menggunakan spermanya, bahkan akan diberi warisan.

Tayang:
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Instagram
CEO aplikasi pesan Telegram, Pavel Durov, menawarkan biaya bayi tabung untuk wanita yang mau menggunakan spermanya, bahkan akan diberi warisan. 

Ringkasan Berita:
  • Pendiri sekaligus CEO aplikasi pesan Telegram, Pavel Durov menawarkan sperma Durov secara gratis, dengan biaya IVF sepenuhnya ditanggung olehnya.
  • Miliarder asal Rusia berusia 41 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki sedikitnya 100 anak dari program donor sperma.
  • Durov juga menegaskan bahwa seluruh anak biologisnya memiliki hak yang sama, termasuk dalam hal warisan.

TRIBUNTRENDS.COM - Pendiri sekaligus CEO aplikasi pesan Telegram, Pavel Durov, menawarkan untuk menanggung seluruh biaya bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) bagi perempuan berusia di bawah 37 tahun yang ingin hamil menggunakan sperma miliknya.

Tawaran ini disampaikannya sebagai bagian dari komitmen pribadi untuk membantu mengatasi keterbatasan donor sperma berkualitas.

Miliarder asal Rusia berusia 41 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki sedikitnya 100 anak dari program donor sperma, di luar enam anak biologis yang lahir dari tiga pasangan berbeda.

Baca juga: Bonnie Blue Sang Penghina Bendera Indonesia Masih Bebas Berkeliaran, Video Penangkapan Ternyata Zonk

Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “tugas sipil” untuk menjawab kelangkaan donor sperma sehat di berbagai negara.

Durov juga menegaskan bahwa seluruh anak biologisnya memiliki hak yang sama, termasuk dalam hal warisan.

Kekayaannya sendiri diperkirakan mendekati 17 miliar dollar AS atau sekitar Rp 284 triliun.

Pavel Durov, selaku CEO Telegram.
Pavel Durov, selaku CEO Telegram. (Instagram @durov)

Klaim telah memiliki lebih dari 100 anak

Dalam pernyataannya, Durov mengaku telah lama terlibat dalam program donor sperma.

Ia memastikan bahwa anak-anak yang dapat membuktikan hubungan biologis dengannya kelak berhak atas bagian dari harta peninggalannya.

“Selama mereka dapat membuktikan kesamaan DNA dengan saya, suatu hari nanti, mungkin 30 tahun dari sekarang, mereka akan berhak atas bagian dari harta warisan saya setelah saya meninggal,” ujar Durov.

Dalam wawancara terpisah dengan majalah Prancis Le Point, ia kembali menegaskan sikapnya, “Saya tidak membedakan anak-anak saya.”

Biaya bayi tabung ditanggung penuh

Menurut laporan The Wall Street Journal pada Senin, 22 Desember 2025, sperma Pavel Durov menjadi salah satu yang paling diminati.

Pada tahun sebelumnya, puluhan perempuan disebut merespons iklan di sebuah klinik di Moskwa yang menawarkan sperma Durov secara gratis, dengan biaya IVF sepenuhnya ditanggung olehnya untuk perempuan di bawah usia 37 tahun.

Meski kini Durov tidak lagi aktif mendonorkan sperma, sampel dari donasi sebelumnya masih disimpan di Klinik Altravita, Moskwa.

Dalam unggahan di Telegram pada Juli 2024, Durov menegaskan bahwa spermanya “masih tersedia.”

Namun, untuk menghindari persoalan hukum, akses terhadap sperma tersebut dibatasi.

Halaman 1/2
Tags:
TelegramPavel Durovsperma
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved