Breaking News:

Berita Viral

Koper Turis Hanyut ke Laut Saat Naik Feri di Thailand, Ini Penyebabnya

Sebuah Video Memperlihatkan Momen Saat Koper dan Barang Pribadi Turis Hanyut Ke Laut Ketika Feri Berlayar dari Koh Tao Menuju Koh Samui, Thailand

Tayang:
TikTok
Penumpang asing di atas kapal feri Thailand terkejut melihat barang bawaan mereka hanyut saat menikmati pemandangan dari dek kapal. 

Sebuah Video Memperlihatkan Momen Saat Koper dan Barang Pribadi Turis Hanyut Ke Laut Ketika Feri Berlayar dari Koh Tao Menuju Koh Samui, Thailand

TRIBUNTRENDS.COM - Sebuah video viral yang menunjukkan para turis menikmati pemandangan di dek feri di Thailand, lalu tiba-tiba menyaksikan koper dan barang-barang pribadi mereka hanyut, telah menyebabkan keheranan luas di berbagai platform media sosial.

Insiden itu terjadi pada tanggal 23 November, ketika sekelompok turis asing melakukan perjalanan dengan feri dari Koh Tao ke Koh Samui. Saat mereka menikmati pemandangan indah, mereka terkejut melihat koper-koper mereka mulai hanyut satu per satu ke laut.

Baca juga: ASTAGA Kapal Feri di Merak Kebakaran, Api Belum Padam hingga Tengah Malam, Kondisi Agak Miring

Alice Zamparelli dari Australia, salah satu penumpang, kemudian mengunggah video kejadian tersebut secara online. Dalam rekamannya, puluhan koper terlihat hanyut di atas air, disertai keterangan: “Semua barang bawaan kami hilang karena ketidakkompetenan awak kapal.”

Saat para turis menikmati pemandangan yang menakjubkan, mereka terkejut melihat koper-koper mereka hanyut satu per satu ke laut.
Saat para turis menikmati pemandangan yang menakjubkan, mereka terkejut melihat koper-koper mereka hanyut satu per satu ke laut. (Twitter atau X)

Video lain yang dibagikan oleh seorang pengguna memperlihatkan penumpang yang terkejut di dalam kabin feri, menatap keluar jendela dengan tak percaya saat mereka menyaksikan barang-barang mereka tersapu ombak.

Belakangan terungkap bahwa awak kapal telah menempatkan barang bawaan di dek atas tetapi gagal mengamankannya dengan benar. Ketika feri menghadapi laut yang bergelombang, barang bawaan yang tidak terikat itu terlempar ke laut.

Sebagai respons terhadap kejadian tersebut, feri melakukan pemberhentian darurat. Sebagian barang bawaan yang mengapung berhasil diambil oleh awak kapal, sementara perahu cepat dikirim untuk mengambil sisanya.

Dalam video lain, para penumpang yang terkejut di dalam kabin feri menatap keluar jendela dengan tak percaya saat mereka menyaksikan barang-barang mereka tersapu ombak.
Dalam video lain, para penumpang yang terkejut di dalam kabin feri menatap keluar jendela dengan tak percaya saat mereka menyaksikan barang-barang mereka tersapu ombak. (Twitter atau X)

Zamparelli menceritakan pengalamannya, menyatakan bahwa dia menghabiskan "lima jam, dengan susah payah dan penuh perjuangan" untuk menegosiasikan kompensasi. Pada akhirnya, dia mendapatkan 50.000 baht (US$1.500).
 
“Awak kapal feri dan perusahaan menganggap kami meminta terlalu banyak, bersikeras bahwa setiap barang bawaan tidak boleh bernilai lebih dari 20.000 baht dan menolak untuk menawarkan lebih dari itu per barang,” jelasnya, menambahkan bahwa setiap koper sebenarnya bernilai minimal 100.000 baht.

Dia juga mencatat bahwa beberapa penumpang tidak menerima kompensasi sama sekali, sementara yang lain akhirnya ketinggalan penerbangan mereka.

Penumpang lain, Norman, menggambarkan pemandangan itu sebagai "seluruh haluan perahu terendam air laut," dan menyebut kondisinya sangat buruk. Terlepas dari perjalanan yang mengerikan ini, ia menyatakan bahwa Koh Tao tetap merupakan destinasi yang layak dikunjungi.

Kondisi laut di sekitar pulau-pulau lepas pantai timur Thailand bisa sulit diprediksi selama musim hujan, yang berlangsung dari Mei hingga Oktober setiap tahunnya.
Kondisi laut di sekitar pulau-pulau lepas pantai timur Thailand bisa sulit diprediksi selama musim hujan, yang berlangsung dari Mei hingga Oktober setiap tahunnya. (Twitter atau X)

Kondisi laut di sekitar pulau-pulau lepas pantai timur Thailand bisa sulit diprediksi selama musim hujan, yang berlangsung dari Mei hingga Oktober setiap tahunnya.

Video tersebut sejak itu mengejutkan banyak orang di media sosial.

Salah satu pengguna mengungkapkan ketidakpercayaannya: “Ya ampun, lautnya terlihat bergelombang dan menakutkan. Aku pasti akan menangis.”

Yang lain bertanya: “Ini perusahaan kapal apa? Semoga Anda baik-baik saja.”

Orang ketiga menambahkan: “Dan yang lebih buruk lagi, hewan-hewan akan memakan semua plastik dan pakaian itu! Ini akan mencemari laut lebih parah daripada yang sudah terjadi.” (Tribuntrends/SCMP/Elisa Sabila Ramadhani)

Tags:
Kapal FeriThailandkelalaian
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved