Breaking News:

Berita Viral

Ternyata Petugas Argi Bukan Dipecat, KAI Tegaskan Mispersepsi Fatal, Lepas Dinas Bukan Kasus Pertama

Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Istimewa/Threads
DRAMA TUMBLER HILANG - Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi. 
Ringkasan Berita:
  • Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa Argi akan berdinas sore ini Jumat 28 November 2025.
  • Anne menjelaskan bahwa lepas dinas bukan berarti dipecat atau tidak lagi dipekerjakan.
  • Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja terhadap dirinya.

 

TRIBUNTRENDS.COM - Kejadian tumbler penumpang hilang di KRL meledak di media sosial, sosok Anita habis dicibir warganet.

Anita merupakan penumpang yang menuliskan perihal kecerobohannya meninggalkan barang di KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung pada Senin (17/11/2025).

Keluhan Anita dia tuliskan di Threads yang berakibat petugas KRL bernama Argi dilepastugaskan oleh KAI.

Bukti chat petugas Argi dengan Anita membuat amarah warganet meledak.

Publik kompak menuding Anita sebagai biang kerok petugas Argi kehilangan pekerjaanya.

Serangan bertubi-tubi dari warganet menyerang sosok Anita hingga sang suami turut terkena imbasnya.

Pada umumnya warganet meminta agar petugas Argi dipekerjakan kembali oleh KAI.

Ternyata PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) tidak memecat Argi melainkan hanya lepas dinas.

Baca juga: Tumbler KRL Hilang, Netizen Heboh Setelah Harga Aslinya Terungkap

DRAMA TUMBLER HILANG - Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi.
DRAMA TUMBLER HILANG - Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi. (Istimewa/Threads)

Apa itu Lepas Dinas?

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa Argi akan berdinas sore ini Jumat 28 November 2025.

"Argi sampai saat ini bekerja, nanti dinasnya jam 3 sore (pukul 15.00 WIB)," kata Anne saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Ia juga memastikan bahwa KAI tidak memecat Argi sejak awal imbas insiden tersebut.

Argi hanya lepas dinas atau nonaktif sementara hingga permasalahan tersebut menemui titik temu dan selesai demi perlindungan perusahaan kepada karyawan.

Anne mengungkapkan bahwa pemecatan merupakan mispersepsi yang mencuat di media sosial.

"Ada mispersepsi yang saya lihat disampaikan bahwa berhenti bekerja. Sebenarnya lepas dinas itu adalah kondisi di mana ketika ada komplain, kita menarik dulu petugasnya sampai itu clear. Itu bagian dari perlindungan terhadap petugas kita di lapangan," tuturnya.

Anne menyebut bahwa standar itu berlaku untuk seluruh pegawai PT KAI (Persero).

Ia bahkan pernah merasakan hal serupa hingga dua minggu tidak muncul lebih dulu ke publik.

"Saya pernah mengalami di mana saya tidak bisa berbicara ke publik dulu karena ada beberapa masalah yang harus diclearkan. Setelah itu diclearkan, baru kita kembali bekerja," ucap Anne.

DRAMA TUMBLER HILANG - Argi bertemu dengan Anita dan Alvin untuk mediasi kasus tumbler hilang di KRL. Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi.
DRAMA TUMBLER HILANG - Argi bertemu dengan Anita dan Alvin untuk mediasi kasus tumbler hilang di KRL. Argi bukan dipecat hanya lepas dinas, Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada PHK pada Argi. (Instagram/@commuterline)

Bukan kali pertama ada petugas yang dilapas dinas

Pada kesempatan yang sama Anne menjelaskan bahwa lepas dinas bukan berarti dipecat atau tidak lagi dipekerjakan.

Sesuai standar KAI, lepas dinas perlu dilakukan untuk memastikan segala permasalahan diklarifikasi dan diselesaikan dengan baik.

"Dalam beberapa saat ketika kita sudah melakukan recovery-nya, kita biasanya akan mengembalikan pegawai tersebut untuk beraktivitas kembali. Jadi recharge gitu, ya," beber Anne.

Adapun selama proses berlangsung, KAI akan mendampingi termasuk memberikan berbagai layanan.

Dalam kasus kereta anjlok di Bekasi yang dikategorikan sebagai Peristiwa Luar Biasa (PLH) belum lama ini, misalnya, KAI memberikan layanan psikologis kepada masinis yang menghadapi peristiwa tersebut.

"Kalau terkait dengan keselamatan seperti masinis itu recovery, pakai psikologi juga, karena itu kan terkait keselamatan. Selama dalam masa investigasi pasti dia tidak didinaskan, kan dia akan stress gitu ya, dia akan ditanya banyak hal dan yang lain. Ini kan sebenarnya perlindungan, bukan berarti dia salah," jelasnya.

Kronologi kasus

Kasus ini bermula saat Anita menaiki KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung pada Senin (17/11/2025).

Ia menumpang gerbong khusus perempuan dan turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB.

Baru setelah turun, Anita sadar bahwa cooler bag miliknya tertinggal di bagasi kereta.

Barang tersebut kemudian ditemukan oleh satpam PT KAI bernama Argi pada malam yang sama.

Cooler bag langsung diamankan dan sempat didokumentasikan sebagai bagian dari prosedur penanganan barang tertinggal.

Keesokan harinya, Anita dan suaminya mengambil cooler bag itu di Stasiun Rangkasbitung.

Namun, mereka terkejut karena tumbler yang ada di dalam tas telah hilang.

Argi mengakui bahwa ia tidak sempat memeriksa isi cooler bag karena kondisi stasiun sedang ramai.

Ia juga meminta maaf dan bahkan secara sukarela menawarkan bantuan untuk melacak rekaman CCTV.

Jika barang tetap tidak ditemukan, Argi bersedia mengganti tumbler senilai Rp 300.000 itu.

“Ini kesalahan saya dikarenakan tidak dicek terlebih dahulu, saya akan tanggung jawab dengan mengganti barang tersebut, Pak,” tulis Argi dalam pesan kepada Alvin, yang turut diunggah dalam akun Threads @argi_bdsyh.

Unggahan Anita di platform Threads menyulut spekulasi bahwa Argi telah dipecat akibat insiden tersebut.

Cerita hilangnya tumbler memicu tudingan bahwa KAI menerapkan SOP yang buruk dalam menangani barang tertinggal.

Namun, pihak KAI Commuter telah menegaskan bahwa kabar pemecatan tersebut tidak benar.

Argi bekerja melalui perusahaan mitra, dan mitra tersebut juga memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja terhadap dirinya.

***

Sebagian artikel diambil dari kompas.com. (TribunTrends.com)

Tags:
tumbler hilang di KRLKAIArgiAnita Dewi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved