TOPIK
Anak Bunuh Ibu
-
Siswi SD 12 tahun yang bunuh ibu di Medan ternyata sempat mengambil pisau kedua untuk bunuh sang ibu, kakak berusaha menyelamatkan
-
Sesal siswi SD bunuh ibu, sadar ingin hilangkan nyawa ibu setelah melihat kakak disiksa selama 3 jam, gagang sapu sampai patah.
-
Haniva Hasna menekankan agar hubungan anak dan orang tua harus dalam kondisi hangat agar peristiwa serupa tak terulang lagi.
-
Kriminolog mendorong pemulihan bagi AL karena masih anak-anak, sehingga yang berlaku adalah sistem peradilan pidana anak.
-
Psikolog forensik Irna Minauli sempat memeriksa kondisi psikologis AL kurang dari seminggu pasca pelaku membunuh ibu kandungnya di Medan.
-
Kakak dari AL ketakutan, kekhawatiran, kecemasan, bahwa adiknya juga akan mengulangi kejadian yang sama terhadap dirinya.
-
PaparanĀ game onlineĀ berisi kekerasan menjadi faktor kuat di balik insiden pembunuhan ibu kandung berinisial F oleh anaknya, AL.
-
Polisi beber bukti utama kasus anak SD tikam ibu, kini sang anak berstatus ABH, apa artinya?
-
Siswi SD 12 tahun panik usai bunuh ibu kandung di Medan, pelaku langsung lari ke lantai dua untuk memeluk sang ayah, respon keluarga disorot
-
Terjawab sudah teka-teki ceceran darah di lantai 2 dalam kasus siswi SD 12 tahun bunuh ibu di Medan, jejak DNA jadi bukti yang tak bisa dibantah.
-
Penghapusan gim ditambah konten kekerasan dari tontonan seperti Detective Conan, menjadi pemicu tambahan anak 12 tahun bunuh ibu
-
Berikut ini daftar bukti yang semakin mempertegas status ABH dari siswi SD 12 tahun yang dituduh membunuh ibu kandungnya di Medan.
-
Berikut ini tiga motif anak bunuh ibu kandung di Medan, sakit hati melihat ayah diancam menggunakan pisau hingga geram game online dihapus korban
-
Kasus anak bunuh ibu kandung di Medan, psikolog forensik sebut pelaku memiliki kecerdasan tinggi hingga kemampuan kognitif di atas rata-rata
-
Update kasus anak bunuh ibu kandung di Medan, ternyata pelaku sempat melihat konten permainan Murder Mystery serta nonton anime Detective Conan
-
Terungkap tontonan terakhir siswi SD 12 tahun sebelum bunuh ibu di Medan, perbuatan bukan spontan, melainkan puncak dari tekanan psikologis
-
Terungkap kondisi psikologis anak 12 tahun yang bunuh ibu di Medan, pelaku mengaku meledak karena sering lihat ibu main pisau.
-
Terungkap keberadaan anak 12 tahun yang tega bunuh ibu kandung di Medan, kini diawasi polisi, pelaku mengaku sekarang lebih nyaman.
-
Sempat dicurigai terlibat kasus anak bunuh ibu, polisi menegaskan tidak ditemukan satu pun bukti yang mengarah pada ayah korban.
-
Luka lebam jadi bukti penderitaan kakak kerap disiksa ibu, pelaku tak terima hingga ingin membalas ibu dan langsung membunuhnya.
-
Pelaku memiliki alasan tersendiri mengapa membuka baju sebelum tikam ibu yang sedang tidur, langsung menghambur ke pelukan ayah.
-
Polisi Luruskan Spekulasi Liar Soal Kematian Ibu di Medan, Tegaskan Suami Korban Tak Terlibat, Pelaku Tunggal yakni Bocah 12 Tahun
-
Sering dipukuli ibu, kakak pelaku masih berusaha selamatkan korban, tangan sampai terluka dan darah berceceran.
-
Selama ini memendam, emosi siswi SD akhirnya meledak setelah sang ibu kerap mengancamnya menggunakan pisau, makin marah saat pandangi korban tidur.
-
Kakak pelaku saksikan momen adik habisi nyawa ibu, kini stres akut, khawatir adik lakukan kekerasan lagi ke keluarga.
-
Siswi SD 12 tahun melakukan penikaman kepada ibu di Medan saat korban tidur, kakak sempat merebut pisau dan mengalami luka
-
Motif siswi SD 12 tahun bunuh ibu berasal dari akumulasi emosi: melihat kakaknya dipukuli, ayahnya diancam pisau, serta marah game dihapus
-
Hasil Labfor memastikan TKP utama anak 12 tahun bunuh ibu berada di kamar lantai satu. DNA darah di lantai dua berasal dari kakak pelaku
-
Fakta baru kasus siswi SD bunuh ibu kandung di Medan, pelaku rancang pembunuhan usai tonton Detective Conan episode 271
-
Autopsi ungkap 26 luka tusuk pada tubuh ibu yang dibunuh anak di Medan. Polisi memastikan jejak darah di TKP bukan milik suami korban.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved
ip-172-31-29-108