Baru Bekerja, ART Berusia 20 Tahun di Kelapa Gading Diduga Dirudapaksa Sopir
Nasib malang menimpa seorang ART berusia 20 tahun yang diduga menjadi korban rudapaksa di tempatnya bekerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM -- Seorang asisten rumah tangga (ART) berusia 20 tahun diduga menjadi korban rudapaksa di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi di tempat korban bekerja dan diduga dilakukan oleh seorang sopir yang juga bekerja di rumah tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah pihak kepolisian membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan seksual yang menimpa korban. Polisi kini telah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, mengatakan sopir yang diduga melakukan rudapaksa terhadap ART tersebut sudah berhasil ditangkap.
"Betul (sopir pemerkosa ART) ditangkap," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Kasus dugaan rudapaksa ini pertama kali terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan pada Kamis (21/5/2026). Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa yang terjadi.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi kemudian berhasil menangkap sopir yang diduga menjadi pelaku dalam kasus tersebut. Hingga kini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Maryati Jonggi menjelaskan bahwa korban dalam kasus ini hanya satu orang, yakni seorang ART yang masih berusia 20 tahun.
"Korban hanya satu orang usia 20 tahun," kata dia.
Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui baru bekerja di rumah tersebut sebelum mengalami dugaan tindak kekerasan seksual. Namun hingga kini, polisi belum membeberkan secara rinci kapan tepatnya peristiwa tersebut terjadi.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih mendalami hubungan antara korban dengan terduga pelaku yang sama-sama bekerja di lokasi tersebut.
Maryati Jonggi menyebut seluruh fakta dan kronologi kejadian masih terus didalami oleh penyidik agar penanganan perkara dapat dilakukan secara menyeluruh.
"Masih dalam pemeriksaan penyidik. Kami mohon waktu nanti perkembangan seperti apa kami sampaikan," tuturnya.
Polisi juga belum mengungkap motif dari dugaan rudapaksa tersebut. Sejumlah saksi dan pihak terkait masih dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual UPN Veteran Yogyakarta, Sanksi 5 Dosen, Korban Tak Perlu Ulang Skripsi
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kerja dan menjadi sorotan masyarakat. Banyak pihak berharap proses hukum berjalan secara transparan dan korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh fakta yang terjadi di balik dugaan rudapaksa terhadap ART muda di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Tribun Trends/Tribunnews Bogor)
Sumber: Tribun Bogor
| Alasan Anji Menikah Lagi, Menjalankan Wasiat Almarhumah Ibunda, Ungkap Rencana Tak Kesampaian |
|
|---|
| Ratu Sofya Kecewa dengan Sang Kakak Karena Difitnah Hamil, Sebut Ibu Juga Banyak Berfitnah di Medsos |
|
|---|
| Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya, Sang Ibu Sebut Terima Surat Penegasan, 'Diantar Kurir ke Rumah' |
|
|---|
| Heboh Isu Jule Hamil, Beraeal dari Video yang Tersebar di Medsos, Kini Posting Makan di Restoran |
|
|---|
| Modus Jual-Beli Titik SPPG, Pelaku Mengaku Kenal Orang BGN, Korban 21 Orang, Kerugian Capai Rp 1,9 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Ilustrasi-pelecehan-seorang-remaja-di-Madiun-dirudapaksa-oleh-keluarganya-sendiri.jpg)