Berita Viral
Muncul Perdana, Mojtaba Khamenei Tabuh Genderang Balas Dendam: Darah Martir Tak Akan Sia-sia!
Mojtaba Khamenei, akhirnya memecah kesunyian, melalui pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Kamis, berisi surat ketegasan dan duka mendalam.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei, akhirnya memecah kesunyian, melalui pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Kamis, berisi surat ketegasan dan duka mendalam
- Kemunculan Mojtaba ini sekaligus menepis berbagai spekulasi mengenai kondisinya setelah serangan militer besar-besaran melanda Iran
- Dalam pidato tersebut, ia memberikan sinyal kuat bahwa Teheran tidak akan mundur selangkah pun
TRIBUNTRENDS.COM - Setelah sempat raib dari pandangan publik sejak pecahnya perang pada Sabtu (28/2/2026), Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya memecah kesunyian. Melalui pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Kamis (12/3/2026), putra mendiang Ali Khamenei ini menyampaikan pesan perdana yang sarat akan ketegasan dan duka mendalam.
Kemunculan Mojtaba ini sekaligus menepis berbagai spekulasi mengenai kondisinya setelah serangan militer besar-besaran melanda Iran. Dalam pidato tersebut, ia memberikan sinyal kuat bahwa Teheran tidak akan mundur selangkah pun.
Sumpah Balas Dendam untuk Setiap Tetes Darah
Fokus utama dalam pesan Mojtaba adalah janji pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israel. Ia menegaskan bahwa kematian warga sipil dan anggota keluarganya bukan sekadar statistik, melainkan utang yang harus dibayar tuntas.
“Saya memberikan jaminan kepada semua orang, kami tidak akan mengabaikan balas dendam atas darah para martir kalian,” tegas Mojtaba dalam pidatonya.
Ia menambahkan bahwa operasi militer yang dilakukan Iran sejauh ini barulah permulaan. Menurutnya, setiap nyawa warga Iran yang gugur memiliki berkas tersendiri dalam rencana pembalasan besar mereka.
Mojtaba secara khusus menyoroti tragedi memilukan di Kota Minab, di mana sebuah sekolah dasar putri menjadi sasaran serangan yang menewaskan banyak anak-anak dan guru. Ia menyebut insiden di sekolah Shajare Tayyeba tersebut memiliki posisi khusus dalam kalkulasi militer Iran.
Baca juga: Teka-teki Kondisi Mojtaba Khamenei di Tengah Badai Perang, Putra Presiden Iran: Luka di Kaki
Duka Pribadi di Tengah Kecamuk Perang
Tidak hanya berbicara sebagai pemimpin negara, Mojtaba juga bicara sebagai seorang anak dan suami yang kehilangan orang-orang tercinta. Ia mengonfirmasi bahwa ayahnya, Ali Khamenei, serta istrinya turut menjadi korban dalam serangan musuh.
“Saya berbagi hal ini dengan rakyat yang telah kehilangan orang-orang mereka, karena saya kehilangan ayah dan istri saya,” ungkapnya dengan nada emosional.
Meski dirundung duka, ia menyatakan bahwa keyakinan pada rahmat Tuhan menjadi kekuatannya untuk tetap memimpin di masa sulit ini. Ia menegaskan bahwa misi balas dendam ini melampaui kepentingan pribadinya, melainkan demi seluruh rakyat Iran.
Baca juga: Kim Jong Un Tegas Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran, Amerika Serikat dan Israel Ketar-ketir
Peringatan Keras untuk Negara Teluk dan Selat Hormuz
Di sisi geopolitik, Mojtaba mengirimkan pesan kuning bagi negara-negara tetangga di kawasan Teluk yang masih menampung pangkalan militer Amerika Serikat. Iran mengancam akan menyasar pangkalan-pangkalan tersebut jika negara-negara tersebut tidak segera menentukan sikap.
Meski begitu, ia tetap membuka pintu diplomasi dengan menekankan bahwa Iran tidak berniat mendominasi kawasan.
“Kami berbagi perbatasan darat atau laut dengan 15 negara tetangga, dan kami selalu ingin dan tetap ingin hubungan yang hangat dan konstruktif dengan semuanya,” imbuhnya.
Namun, di saat yang sama, Teheran tetap memegang kartu as mereka, yakni kendali atas Selat Hormuz. Jalur perdagangan energi dunia itu akan terus digunakan sebagai alat tekan utama terhadap AS dan Israel. Bahkan, Mojtaba membocorkan bahwa pihaknya tengah mempelajari pembukaan front baru di titik-titik yang tidak terduga oleh musuh.
Kini, dunia tengah menanti langkah nyata dari pemimpin yang ditunjuk sejak 8 Maret ini. Apakah pidato perdana ini akan menjadi pembuka bagi eskalasi yang lebih besar di Timur Tengah?
(TribunTrends.com/Kompas.com)
Sumber: TribunTrends.com
| Gubernur Kaltim Rudy Masud Akan Didemo Ribuan Warga, 4 Kontroversinya Viral, Ada Renov Rumah Dinas |
|
|---|
| Pertamina Jawab Tuduhan 'Penjajahan Asing', Terungkap Alasan Kenapa Kapal Gamsunoro Full Kru India |
|
|---|
| Alasan Maia Estianty Tetap Bekerja Meskipun Irwan Mussry Kaya Raya, Ungkap Perilaku Manis Suami |
|
|---|
| Pengguna Pertamax Siap-siap! Bahlil Beri Sinyal Naikkan Harga, Pertalite Aman hingga Akhir Tahun |
|
|---|
| 3 Poin Klarifikasi BNI soal Penggelapan Dana Gereja Paroki Aek Nabara Rp 28 M, di Luar Prosedur Bank |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/MOJTABA-KHAMENEI-Pemimpin-tertinggi-Iran-Mojtaba-Khamenei-yang-gantikan-ayahnya-Ali-Khamenei.jpg)